DetikNews
Rabu 13 September 2017, 19:32 WIB

Pengamat Politik: Mega ke Jatim untuk Kepentingan yang Lebih Besar

Rois Jajeli - detikNews
Pengamat Politik: Mega ke Jatim untuk Kepentingan yang Lebih Besar Foto: Istimewa
Surabaya - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri selama dua hari mengunjungi Jawa Timur. Kunjungan Megawati ke Malang dan Surabaya ini diduga tidak hanya sekedar untuk membahas Pilgub Jatim 2018.

"Kedatangan Bu Megawati ke Jawa Timur bukan sekedar untuk pemilihan gubernur. Lebih dari itu. Konsolidasi untuk kepentingan yang lebih besar yakni Pileg dan Pilpres 2019," kata Pengamat politik Mochtar W Oetomo, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (13/9/2017).

Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini mengatakan, bukan hal yang tidak mungkin kunjungan Ketum DPP PDIP itu, bagian dari upaya menyiapkan kader internal, dan diusung dalam Pilpres 2019, baik sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden.

Menurutnya, Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya), merupakan salah satu kader PDIP yang dilirik untuk ikut 'bertarung' di Pilpres 2019.

"Sepertinya Bu Risma dipersiapkan PDIP di 2019. Entah nanti menjadi capres atau cawapres," ujarnya.

Ia beralasan, bisa saja Risma diusung di Pilpres 2019, karena sampai saat ini PDIP belum final menentukan capres dan cawapres.

"Bukankah sampai hari ini PDIP belum final mengusung Jokowi. Berbeda dengan Golkar dan NasDem yang secara verbal telah menyatakan dukungannya,' jelasnya.

Mochtar yang juga Direktur Surabaya Survey Center (SSC) ini menambahkan, selain melempar bola bagi para kadindat cagub-cawagub Jatim, kehadiran ketua umum partai berlambang banteng moncong putih di jatim, sebagai pertanda untuk mempersiapkan mesin partai dalam menghadapi pilkada serentak dan agenda politik di 2019.

"Siapa yang mendapatkan rekom PDIP untuk posisi cagub dan cawagub Jatim, juga akan sangat terkait dengan skenario ini," terangnya.

Katanya, kehadiran Megawati juga tidak hanya terkait dengan maju tidaknya Khofifah Indar Parawansa (Menteri Sosial) di Pilgub Jatim.

"Bukan hanya terkait pasti tidaknya Khofifah maju Pilgub Jatim, tapi juga terkait dengan pasti tidaknya Risma maju pilpres," jelasnya.

Menurutnya, pertemuan di rumah dinas Wali Kota Risma yang dihadiri kepala daerah dari kader PDIP, fungsionaris PDIP, Gus Ipul, bahkan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, juga merupakan sinyal konsolidasi kekuatan partai.

Yang terpenting dalam kunjungan itu, Megawati juga ingin mengecek kesiapan kader dan seluruh elemen partai untuk Pileg dan Pilpres 2019.

"Ini semacam konsolidasi seluruh kekuatan penting. Ini bukan hanya soal kader yang akan direkom untuk Pilgub Jatim. Tapi juga persoalan siapa yang akan dipersiapkan PDIP menghadapi 2019," tandasnya.
(bdh/bdh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed