Pemprov Jatim Minta Presiden Negoisasi agar Kuota Haji Ditambah

Rois Jajeli - detikNews
Jumat, 28 Jul 2017 15:25 WIB
Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan berkirim surat ke Presiden Jokowi, meminta untuk melakukan negoisasi kepada pemerintah Arab Saudi, agar kuota haji ditambah. Termasuk penambahan kuota bagi calon haji di Jatim.

"Urusan haji adalah urusan negara dengan negara," kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo kepada wartawan usai melepas kelompok terbang (kloter) 1 jamaah calon haji embarkasi Surabaya di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Jumat (28/7/2017).

Soekarwo mengatakan, yang dapat dilakukan Pemprov Jatim terkait penambahan kuota haji yakni, mengirimkan surat ke Presiden Jokowi, agar pemerintah Republik Indonesia bernegoisasi dengan pemerintah Arab Saudi.

"Kalau tingkatnya di Jawa Timur, membuat surat kepada pak presiden, agar dilakukan negoisasi terhadap pemerintahan Arab Saudi," tuturnya.

Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo menambahkan, kuota haji juga berkaitan dengan pembangunan di areal Masjidil Haram Mekkah.

Tapi tahun ini kuota haji secara nasional ada penambahan 10 ribu dari kuota lama, menjadi 221 ribu orang.

"Kan pembangunannya belum selesai semua. Jadi kapasitasnya 2,4 juta pada musim haji belum bisa ekspan," jelasnya.

Jumlah calon jemaah haji embarkasi Surabaya pada musim haji tahun 2017 sebanyak 36.640 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 3 provinsi yakni, Jawa Timur 35.270 orang, Provinsi NTT 670 orang dan Provinsi Bali 700 orang. (roi/bdh)