DetikNews
Sabtu 17 Juni 2017, 21:01 WIB

Polisi Bongkar Praktik Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Surabaya

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Polisi Bongkar Praktik Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Surabaya Di rumah itu polisi menemukan banyak sirip hiu kering (Foto: Imam Wahyudiyanta)
Surabaya - Polisi menggerebek sebuah rumah yang dijadikan gudang penimbunan hasil laut di Jalan Sidodadi 9/77. Salah satu hasil laut ilegal yang ditimbun adalah sirip ikan hiu.

"Di sini kami temukan belasan karung 40 kg berisi sirip ikan hiu. Berat semua sirip hiu kira-kira 500 kg," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga kepada wartawan di lokasi, Sabtu (17/6/2017).

Shinto mengaku masih mendalami kasus ini. Tetapi dari pengamatan, apa yang disimpan dan akan dijual oleh pemilik rumah adalah benar-benar sirip hiu yang sudah kering. Yang mengenaskan, tak hanya ditemukan sirip hiu besar, tetapi juga sirip hiu kecil.

"Ini ada sirip-sirip hiu kecil, bisa habis hiu nya kalau yang kecil-kecil ikut ditangkapi juga," kata Shinto.

Ada sekitar 500 kg sirip hiu yang ditemukanAda sekitar 500 kg sirip hiu yang ditemukan (Foto: Imam Wahyudiyanta)
Di rumah itu, Shinto juga menemukan surat Izin Usaha Perikanan (IUP). Setelah diteliti, IUP tersebut ternyata telah kedaluwarsa. Izin itu telah mati. IUP itu dibuat tahun 2002 dan setiap dua tahun harus diperbarui.

"Sudah 15 tahun izinnya mati," lanjut Shinto.

Pemilik rumah, Agus Margono, mengakui kalau ia memang menampung sirip hiu. Bagian tubuh hewan laut tersebut dibelinya dari nelayan Lamongan dan Tuban. Nelayan itu sendiri yang membawanya ke rumah. Setiap kali datang, nelayan membawa 10-20 kg sirip hiu

"Untuk sirip hiu saya beli Rp 200-300 ribu per kg. Tetapi kalau yang bagus ada yang saya beli Rp 1 juta per kg. Sirip itu dibawa ke sini sudah dalam keadaan kering," ujar Agus.

Agus kemudian menimbun sirip hiu lalu dijualnya kepada kenalannya. Agus mengaku tak perlu mengantarkan sirip hiu itu. Pelanggan akan datang sendiri ke rumahnya.

Gudang tempat sirip hiu disimpanGudang tempat sirip hiu disimpan (Foto: Imam Wahyudiyanta)
"Saya ambil untung Rp 50 ribu per kg nya," aku Agus.

Sementara itu, Kabid Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Surabaya Haris Munandar mengatakan bahwa jual beli sirip hiu tak sepenuhnya dilarang karena memang ada jenis hiu yang boleh ditangkap.

Tetapi akan menjadi terlarang dan ilegal bila yang diperjual belikan adalah sirip dari hiu yang dilindungi. Dalam kasus ini, Haris menemukan ada sirip hiu koboi. Hiu koboi adalah salah satu jenis hiu yang dilindungi.

"Hiu koboi adalah jenis yang dilindungi," kata Haris.

Dari gudang tempat sirip hiu itu disimpan juga ditemukan setidaknya tiga moncong hiu gergaji. Moncong yang mirip gergaji tersebut masih kering dan utuh. Hiu gergaji merupakan salah satu jenis hiu yang juga dilindungi.

Ditemukan juga moncong hiu gergajiDitemukan juga moncong hiu gergaji (Foto: Imam Wahyudiyanta)

(iwd/gik)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed