DetikNews
Kamis 15 Juni 2017, 18:47 WIB

Industri Rumah Tangga Sirup Digerebek, Tak Miliki Izin Edar

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Industri Rumah Tangga Sirup Digerebek, Tak Miliki Izin Edar Polisi menunjukkan dua sirup yang tanpa izin PIRT (Foto: Imam Wahyudiyanta)
Surabaya - Sebuah industri rumah tangga yang memproduksi sirup digerebek. Usaha tersebut ternyata belum memiliki izin usaha. Padahal sirup buatan usaha itu sudah beredar luas di masyarakat.

"Berawal dari informasi masyarakat, kami tindak lanjuti. Dan benar bahwa usaha ini tidak ada PIRT-nya," ujar Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Bayu Indra Wiguno kepada wartawan di lokasi usaha sirup tersebut di Jalan Nganglik 58, Surabaya, Kamis (15/6/2017).

Bayu mengatakan, berdasarkan pengakuan pemilik usaha, Vonny Magdalena, usaha sirup itu ada PIRT-nya, tetapi izin itu sudah mati dan belum diperbarui. Padahal izin dari Disperindag tersebut sangat penting karena izin itu berguna untuk mengedarkan suatu produk.

Bayu menjelaskan ada dua merek dari usaha sirup ini yakni Sriti Mas dan Kita. Kedua merek sirup ini sama dalam hal pembuatannya. Mula-mula air PDAM dijernihkan atau disuling menggunakan mesin khusus dan di ruang khusus pula.

Sirup ini sudah beredar luas di SurabayaSirup ini sudah beredar luas di Surabaya (Foto: Imam Wahyudiyanta)
Kemudian air tersebut dicampur dengan gula, sitrun, dan perasa ke dalam suatu wadah yang diaduk hingga benar-benar tercampur. Jadilah sirup. Kemudian sirup dituang ke dalam botol, lalu diberi merek dan dikemas.

Dalam sehari, industri rumah tangga yang mempekerjakan empat karyawan ini sanggup membuat 360 botol sirup. Jumlah sebanyak itu hanya ada saat permintaan meningkat seperti lebaran ini.

"Peredarannya di Surabaya. Kalau kami menemukan sirup merek ini di pasaran, akan kami tarik," tandas Bayu.

Dalam kasus ini, polisi menjerat Vonny dengan pasal 142 jo pasal 91 UU RI No 18 tahun 2012 tentang pangan tanpa izin edar dan pasal 62 jo pasal 8 huruf i UU No 8 tahun 1999 tentang pangan tanpa label yang harus dipasang.

Dari tempat tersebut, polisi menyita 28 stiker merek, 256 kardus @ 12 botol sirup merek Kita, 124 kardus @ 12 botol sirup merek Sriti Mas, 840 botol sirup tanpa merek (belum dilabel), 2 gentong berisi sirup siap kemas, dan 1 unit alat isi botol.

Sirup diberi merek Kita dan Sriti MasSirup diberi merek Kita dan Sriti Mas (Foto: Imam Wahyudiyanta)

(iwd/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed