Puluhan Ton Bawang Putih di Surabaya Dijual Rp 20 Ribu/Kg

Budi Sugiharto - detikNews
Kamis, 08 Jun 2017 02:16 WIB
Suasana operasi pasar bawang putih/Foto: Budi Sugiharto
Surabaya - Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan menggandeng Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) menggelar operasi pasar khusus bawang putih.

Operasi pasar yang digelar di PIOS di kawasan Tambak Osowilangun ini dimulai Rabu (7/6/2017) malam. Harga yang dijual perkilogram bawang putih cuma Rp 20 Ribu.

Operasi pasar ini sebagai upaya mengendalikan harga bawang putih yang sempat meroket hingga Rp 50R ibu- Rp 60ribu perkilogramnya. Pada operasi pasar ini kedua ini, sebanyak 58 ton bawang putih disiapkan di pasar induk yang juga menjual aneka buah dan sayuran segar ini.

"58 Ton ini malam ini sudah siap dijual, nanti kalau habis akan didatangkan lagi hingga harga bawang putih di Surabaya dan sekitarnya stabil. Kita ikut membantu pemerintah mengendalikan harga," kata General Manager Rahayu Trisila PIOS kepada wartawan saat pembukaan operasi pasar khusus bawang putih.

Harga bawang putih perkilogramnya hanya dijual Rp 20 Ribu/Foto: Budi Sugiharto


Rahayu Trisila mengaku bawang putih yang disediakan untuk operasi pasar kali ini berasal dari China melalui importir tersebut tidak ada batas pembelian.

"Terbuka untuk masyarakat umum, dari mana saja. Kami juga tidak membatasi. Kami berharap bisa membantu menekan harga bawang putih yang beberapa hari terakhir harganya naik," jelasnya.

Pada malam pembukaan operasi pasar khusus bawang putih yang digelar manajemen PIOS ini meski belum banyak sudah mulai diserbu pembeli. Mereka datang membawa mobil bak terbuka.

"Saya beli 5 karung atau 100 Kilogram. Saya jual lagi di daerah Rungkut. Jika digelontor begini, mudah-mudahan harga di pasaran akan bisa berangsur normal," kata Achmad Suheri (51), warga Rungkut yang mengaku juga sebagai pedagang ini.

Memang belum banyak pembeli di malam pembukaan operasi pasar bawang putih, namun Rahayu Trisila menyakini di hari berikutnya akan lebih banyak pembeli yang berdatangan.

Pedagang memanfaatkan operasi pasar khusus yang menjual bawang putih murah/Foto: Budi Sugiharto


"Pengalaman kami, mereka berasal dari Lamongan, Tuban, Jombang hingga Pasuruan. Pedagang dari Surabaya tentunya juga tidak mau ketinggalan. Operasi pasar ini juga buka siang hari," kata Wahyu Trisila.

Selain operasi pasar khusus bawang putih, PIOS juga mensupport beragam kegiatan sosial yang juga bertema pasar murah yang digelar instansi maupun komunitas.

Pada Jumat (9/7), PIOS juga kerjasama dengan Kejari Surabaya menggelar pasar murah khusus buah dan sayur di area Gedung Kejati Jatim, Jl Ahmad Yani, dengan menggelontor 3 ton komoditi.

Setelah di Kejati Jatim, PIOS bersama Polrestabes Surabaya juga akan menggelar pasar buah dan sayur murah sebanyak 5 ton di kawasan Tugu Bambu Runcing, Jl Panglima Sudirman, Surabaya.

Wahyu Trisila mencontohkan pada 2 dan 3 Juni kemarin, saat pasar murah buah digelar bersama Komunitas Bicara Surabaya bersama Pemkot Surabaya di halaman Artotel Surabaya mampu menjual hampir 1,6 ton aneka buah dalam waktu tidak sampai satu jam.

"Kami sangat senang jika pasar murah itu sekaligus mengkampanyekan buah nusantara," katanya. (ugik/ugik)