DetikNews
Jumat 19 Mei 2017, 11:19 WIB

Pelajar Berprestasi

Ini Motor Damkar Mini Kreasi Siswa SMKN 1 Sambeng Lamongan

Eko Sudjarwo - detikNews
Ini Motor Damkar Mini Kreasi Siswa SMKN 1 Sambeng Lamongan Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Peristiwa kebakaran yang pernah melanda sekolah-sekolah rupanya menelurkan inspirasi untuk merakit motor tiga roda menjadi mini motor pemadam kebakaran.

Apa yang dilakukan para siswa SMKN 1 Sambeng ini patut mendapat acungan jempol. Dalam waktu kurang dari 2 bulan, mereka berhasil merakit motor roda 3 menjadi motor pemadam kebakaran mini secara manual dan tanpa bantuan peralatan yang canggih. Kini, hasil kreasi pelajar SMKN 1 Sambeng ini menjadi produk unggulan sekolah tersebut.

Kepala SMKN 1 Sambeng, Suwito mengatakan, ide awal pembuatan motor damkar mini ini dipilih karena peristiwa kebakaran yang pernah terjadi di sekolahnya beberapa waktu lalu. Motor damkar mini ini, kata Suwito, bisa dimanfaatkan untuk menanggulangi kebakaran sejak dini. Sehingga api yang belum begitu besar bisa dipadamkan sebelum merembet ke bangunan lain.

"Saat itu kebakaran besar yang menghanguskan 1 ruang, unit komputer dan laptop serta seisi ruangan karena mobil damkar lama menjangkau ke sekolah saat kejadian," kata Kasek Suwito kepada wartawan, Jumat (19/5/2017).

Suwito menambahkan, motor damkar mini rakitan ini tidak kalah dengan buatan pabrik meski dibuat secara manual dengan peralatan terbatas. Mereka, aku Suwito, baru pertama kali diajarkan merakit sepeda motor roda tiga bekas, yang kemudian dirakit secara manual oleh siswa. Perakitan motor, lanjut Suwito, dimulai dari memasang mesin di rangka, bodi, hingga menjadi sepeda motor damkar mini.

"Satu per satu komponen detail dipasang dan dirangkai dengan kuat," tutur Suwito sambil menambahkan setelah itu perakitan dilanjutkan dengan pemasangan tangki dengan mesin pendorong kompresor.

Motor damkar mini itu, jelas Suwito, memiliki spesifikasi dimensi isi tabung 750 liter dengan berat penuh 1.000 Kg, panjang selang 20 meter dan waktu penyemprotan 5-10 menit untuk 750 liter air. Sepeda motor damkar mini rakitan para siswa ini berkapasitas mesin 200 cc.

Suwito mengklaim, motor damkar mini tidak kalah dengan buatan pabrik meski dibuat secara manual dengan peralatan terbatas. Bahkan motor damkar mini itu akan diproduksi secara masal dan dipasarkan di wilayah lamongan dengan harga Rp 25-35 juta per unit.

Dia berharap, dengan motor damkar mini ini akan membantu mobil pemadam kebakaran yang ada di Lamongan yang letaknya jauh dari jalan besa. Karena dengan memanfaatkan motor damkar mini ini akan dapat lebih cepat ke lokasi dan bisa masuk ke perkampungan atau gang sempit.

"Diharapkan penguasaan keterampilan merakit motor damkar mini itu bisa menjadi bekal siswa terjun ke dunia industri," harapnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed