DetikNews
Senin 20 Maret 2017, 21:45 WIB

NasDem Masih Kantongi Dua Nama Sebagai Calon Gubernur Jatim

Rois Jajeli - detikNews
NasDem Masih Kantongi Dua Nama Sebagai Calon Gubernur Jatim
Surabaya - Partai NasDem diam-diam memantau tokoh-tokoh yang punya kans diusung sebagai calon Gubernur Jatim. Namun nama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini belum masuk radarnya.

Sementara ini ada dua nama yang dilirik sebagai calon gubernur, Mensos Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

"Baru dua, ada Mbak Khofifah. Ada Gus Ipul," kata Ketua Umum Surya Paloh usai menghadiri acara Konsolidasi Fraksi Partai NasDem se Indonesia di Pakuwon Imperial Ballroom, Surabaya, Senin (20/3/2017).

NasDem Baru Kantongi Dua Nama Sebagai Kandidat Gubernur JatimFoto: Grandyos Zafna


Ketika ditanya tentang kenapa Risma tidak masuk 'radar' Partai NasDem. Surya Paloh beralasan, karena belum ada pembicaraan dengan wali kota Surabaya yang merupakan kader PDIP itu.

"Belum. Kan belum hari ini. Masih dipertimbangkan. Juga belum ada pembicaraan. Nanti ketua wilayah (Ketua DPW Partai NasDem Jatim) barang kali melakukan pembicaraan," tuturnya.

Padahal untuk Pilgub Jawa Barat yang juga digelar 2018, Partai NasDem sudah mendeklarasikan dukungannya kepada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Untuk Pilgub Jatim, Partai NasDem masih sekedar pasang 'radar'. Dukungan partai tersebut belum mengerucut ke satu nama. Nampaknya khusus di Jatim, mereka hati-hati.

"Jawa Timur ini memiliki dinamika tersendiri. Kita lihat dulu beberapa kadindat yang barang kali mempunyai kapasitas dan kapabilitas," ujarnya.

Meski sudah meneropong dua nama, Surya Paloh menambahkan jika Partai NasDem juga masih meraba-raba tokoh yang layak bagi NasDem untuk dicalonkan sebagai calon gubernur Jawa Timur.

"Ya memang belum ketemu, belum bicara. Ya nanti kita lihat pembicaraannya sejauh mana, dan tentu ada mekanismenya dilakukan oleh internal partai di melihat potensi kadindat yang akan dicalonkan di Jawa Timur ini," jelasnya.

Surya Paloh juga belum menentukan, apakah di Pilgub Jatim akan menjalin koalisi dengan partai pengusung dan pendukung seperti di Pilgub DKI Jakarta.

"Itu barangkali bisa iya bisa tidak. Jadi fleksibel sekali. Tidak harus (koalisi seperti di DKI)," tandasnya.
(roi/ugik)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed