Hari Hak Asasi Manusia
Kamis 09 Maret 2017, 15:13 WIB

Dishub Jatim akan Gelar Operasi Taksi Online Ilegal

Rois Jajeli - detikNews
Dishub Jatim akan Gelar Operasi Taksi Online Ilegal Foto: Rachman Haryanto/Ilustrasi
Surabaya - Dishub Pemprov Jatim akan menggelar operasi gabungan dengan dishub setempat, TNI dan Polri terhadap keberadaan taksi online ilegal yang sudah menjamur di beberapa kota seperti di Surabaya, Malang.

"Kita akan mengadakan operasi di daerah-daerah yang ada taksi online," kata Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Jalan Dishub Jawa Timur Isa Ansori saat dihubungi detikcom, Kamis (9/3/2017).

Ia menerangkan, operasi tersebut digelar karena pemerintah ingin memberikan perlindungan kepada masyarakat.

"Memang taksi online dinikmati masyarakat. Tapi masyarakat juga harus mendapatkan perlindungan," terangnya sambil menambahkan, operasi akan digelar dalam waktu dekat.

Isa menyarankan pemerintah tidak melarang adanya taksi online. Tapi pemerintah ingin menertibkan dan menata taksi online, agar mereka dapat beroperasi dengan tidak melanggar aturan yang ada.

"Apa sih sulitnya mengurus izin. Biaya pengurusan izin juga gratis. Daripada melaksanakan kegiatan tapi melanggar aturan," terangnya sambil menambahkan, armada taksi online harus memiliki badan hukum.

Katanya, tidak harus mendirikan badan hukum tersendiri. Artinya mereka bisa ikut bergabung dengan badan usaha transportasi maupun koperasi yang sudah ada. Serta memenuhi aturan sesuai dengan UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Harus ada badan hukum seperti badan usaha atau koperasi. Kendaraannya juga harus melalui uji kir. Pengemudinya memiliki Sim A umum. Ada identifikasi sebagai bukti sudah diuji kir. Di depan kaca juga tertera tulisan sewa dengan huruf kecil. Kenapa ini kok sulit dipenuhi. Padahal ini semua juga kebaikan mereka sendiri dan masyarakat," jelasnya.
(roi/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed