DetikNews
Senin 13 Feb 2017, 18:10 WIB

Dicurhati Guru Roudhotul Athfal Soal Insentif, Ini Respon Gus Ipul

Rois Jajeli - detikNews
Dicurhati Guru Roudhotul Athfal Soal Insentif, Ini Respon Gus Ipul
Surabaya - Jumlah guru Roudhotul Athfal atau setara dengan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Jawa Timur sebanyak 20.000 orang. Para guru berharap kepada pemerintah untuk peduli dan memberikan insentif sebelum disetop.

Para guru itu 'curhat' ke Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf. "Saya harapkan ke depan guru Roudhotul Athfal ini juga dibayar oleh negara," kata Saifullah Yusuf usai menerima Ikatan Guru Roudhotul Athfal (IGRA) di ruang kerjanya, Jalan Pahlawan, Surabaya, Senin (13/2/2017).

Ia menerangkan, selama ini guru Roudhotul Athfal mendapatkan insentif sebesar Rp 200 ribu per bulan. Namun, semuanya tidak tercover karena terkendala anggaran.

Dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Permendagri No 32 Tahun 2011 tentang Pedoman pemberian hibah dan bantuan sosial yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), para guru 'PAUD' ini sudah tidak bisa mendapatkan insentif lagi.

Dalam struktural pembinaan guru Roudhotul Athfal ini dibawah Kementerian Agama. Meski demikian, Wagub yang akrab disapa Gus Ipul menilai, pemerintah Provinsi Jawa Timur ikut patut memperhatikan nasib para guru itu.

"IGRA harus mengirimkan surat kepada Gubernur Jawa Timur, agar nanti dicarikan solusinya," pintanya.

Ia menambahkan, jumlah guru Roudhotul Athfal saat ini sekitar 20.000 orang dan tersebar di 6.880 lembaga Roudhotul Athfal, serta menangani sekitar 300.000 murid.

Peran guru Roudhotul Athfal, kata Gus Ipul, sangat penting karena juga membantu pemerintah menciptakan bahan baku yang kemudian siap untuk bersekolah di tingkat lebih tinggi.

Mencetak anak usia dini dengan memperkuat karakter anak seperti, mengajarkan kedisiplinan, kejujuran, hingga memahami kepentingan publik, tambah Gus Ipul yang juga berharap Roudhotul Athfal juga mengikuti perkembangan zaman, menelorkan inovasi dengan kurikulum yang tepat bagi pendidikan anak usia dini.
(roi/ugik)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed