DetikNews
Selasa 24 Januari 2017, 20:03 WIB

Sejumlah Kecamatan di Jember Diterjang Banjir dan Tanah Longsor

Yakub Mulyono - detikNews
Sejumlah Kecamatan di Jember Diterjang Banjir dan Tanah Longsor Foto: Yakub Mulyono
Jember - Diguyur hujan hampir dua hari, sejumlah kecamatan di Kabupaten Jember mengalami banjir dan tanah longsor. Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat terjadinya banjir genangan, banjir lumpur dan tanah longsor.

Data BPBD Jember mencatat, ada lima titik kejadian bencana di Jember, yakni banjir genangan di Kelurahan/Kecamatan Patrang, banjir lahar dingin di Sumbersalak, Kecamatan Ledok Ombo, longsor di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, longsor di Kebun Rayap dan Desa Kamal, Kecamatan Arjasa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Heru Widagdo mengatakan, banjir genangan yang terjadi pada Senin (23/1) sore menerjang Dusun Krajan, Kelurahan/Kecamatan Patrang yang menyebabkan dapur dua rumah terkikis banjir milik Bu Sum dan Bu Sumiyati.

"Kemudian banjir genangan juga menerjang Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang dengan jumlah korban banjir yang terdampak sebanyak 52 kepala keluarga, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," tuturnya, Selasa (24/1/2017).

Untuk banjir lahar dingin Gunung Raung dan banjir lumpur menerjang Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo yang menyebabkan enam rumah dan satu sekolah dasar (SD) Sumbersalak 2, tanaman cabai seluas 2,5 hektare, dan tanaman padi seluas 7,5 hektare terendam banjir.

"Untuk kejadian longsor menerjang daerah di lereng Pegunungan Argopuro yakni di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk yang menyebabkan beberapa rumah terdampak longsor dan jalan utama tertutup material longsor," katanya.

Ia menambahkan, longsor juga terjadi di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa yang menyebabkan beberapa rumah juga terkena dampak longsor dan sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Kamal-Arjasa dengan Desa Panduman-Jelbuk terputus akibat derasnya arus sungai.

"Bencana longsor juga melanda wilayah perkebunan di Kebun Rayap, Desa Kemungsari, Kecamatan Arjasa menyebabkan 11 rumah warga dan 22 rumah karyawan yang terkena dampak longsor itu," ujarnya.

Heru mengatakan, sukarelawan BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat melakukan kerja bakti, untuk gotong royong membersihkan rumah warga yang terendam banjir karena air sudah mulai surut di Kecamatan Patrang.

"Untuk daerah yang dilanda longsor juga sama, semua pihak saling membantu membersihkan sisa longsoran yang menutup jalan dan melanda rumah-rumah warga," katanya.
(bdh/bdh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed