DetikNews
Senin 23 Mei 2016, 12:37 WIB

Demo Mahasiswa Tolak Perizinan Tambang Diwarnai Adu Pukul

Yakub Mulyono - detikNews
Demo Mahasiswa Tolak Perizinan Tambang Diwarnai Adu Pukul Demo mahasiswa tolak perizinan tambang di Jember/Foto: Yakub Mulyono
Jember - Aksi unjuk rasa mahasiswa menolak rencana perizinan tambang di Kecamatan Silo, Kabupaten Jember berujung ricuh, Senin (23/5/2016). Puluhan mahasiswa yang sebelumnya berorasi di depan Kantor Pemkab Jember itu terlihat berlari menjauh dari aparat kepolisian dan Satpol PP. Beberapa diantaranya menjadi korban pemukulan aparat keamanan.

Kericuhan bermula ketika mahasiswa yang tergabung ke dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jember meminta ketegasan Bupati Jember dr Faida atas informasi izin tambang emas di Kecamatan Silo.

Pasalnya, perizinan tambang emas yang akan dilakukan oleh PT Aneka Tambang (Antam) di Desa Pace, Kecamatan Silo itu tinggal menunggu persetujuan bupati. Mahasiswa yang tak kunjung ditemui oleh bupati memaksa agar ada pihak yang berkompeten menjawab tuntutan mahasiswa.

"Kemudian kami diminta untuk mengirimkan perwakilan mahasiswa untuk bertemu Sekretaris Kabupaten (Sekkab) yang mewakili Bupati di ruangannya," kata salah seorang mahasiswa Abdurrashodiq.

Namun, mahasiswa menolak hal itu dan meminta agar perwakilan bupati keluar dari ruangan dan menemui mahasiswa yang terjemur terik matahari itu. Tak ada titik temu, aksi saling dorong pintu gerbang pun terjadi. Hasilnya, pintu gerbang Kantor Pemkab Jember roboh.

Satpol PP dan polisi pun kemudian mengejar beberapa mahasiswa yang dianggap provokator. Beberapa mahasiswa juga terlihat menerima pukulan dari Satpol PP dan polisi. Suasana panas mereda saat mahasiswa memutuskan mundur. Sedangkan pasukan keamanan juga ditarik masuk ke dalam kantor Pemkab Jember.


(fat/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed