Asyik, Gratis Akses Wifi.id Selama Bulak Festival 2016

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Minggu, 03 Apr 2016 16:55 WIB
Wali Kota Risma di Bulak Festival 2016 (Foto: Zaenal/detikcom)
Surabaya - Sentra Ikan Bulak di pesisir pantai utara Kenjeran Surabaya sudah menjadi icon dan daya tarik sendiri. Bukan hanya sebagai icon wisata, namun juga
sentra kuliner berbasis ikan. Hal ini menggerakkan Telkom untuk ikut berkontribusi melengkapi keberadaan kawasan ini dan menjadikannya sebagai satu Kawasan digital pesisir pantai.

"Sebagai sebuah ekosistem digital, kawasan ini cukup lengkap untuk kami jadikan sebagai satu kawasan digital. Ada sentra UKM, playground, icon
wisata, ditambah lagi sebentar lagi jembatan pariwisata THP yang sedang dibangun akan selesai," ujar General Manager Telkom Surabaya M.Nasrun
Ihsan dalam siaran pers yang diterima detikcom, Minggu (3/4/2016).

Sebagai tahap awal, kata Nasrun, sambil menunggu beberapa icon yang sedang dibangun rampung, kawasan Sentra Ikan Bulak akan dilengkapi dengan akses wifi.id di tiga lokasi dengan speed masing-masing disediakan 20 Mbps.

"Selama berlangsungnya Bulak Fest 2016, akses wifi.id nya kami free kan, silakan dipergunakan" tambah Nasrun.

Menurut Nasrun, akses wifi.id ini sebetulnya akan bisa digunakan free seterusnya bagi pelanggan Indihome, dengan beberapa ketentuan atau hanya
dengan menambah Rp 10 ribu per gadget per bulan.

"Karena pada dasarnya, setiap pelanggan Indihome bisa mengakses wifi.id dimanapun termasuk di kawasan Sentra Ikan Bulak ini hanya dengan menambah biaya berlangganan Rp 10 ribu per gadget per bulan. Pelanggan bisa melakukan akses dengan wifi.id seamless ini melalui panduan yang telah disediakan di http://www.indihome.co.id/wifiid-seamless," lanjut Nasrun.

Ke depan, Nasrun juga sudah mempunyai rencana menjadikan Sentra Ikan Bulak menjadi satu Kampung UKM Digital di Surabaya. Sebelumnya, Maret lalu, Telkom baru saja meluncurkan Kampung UKM Digital Tas Gadukan Surabaya.

"Di sentra ikan Bulak ini saya melihat selain produksi kerupuk hasil laut, ada kerajinan kerang dan beberapa produk olahan laut yang barangnya bisa
ditawarkan melalui skema e-commerce ke depan," jelas Nasrun.

Dengan penjualan melalui e-commerce, produk-produk perikanan laut dan hasil-hasil olahan ikan bisa segera didistribusikan ke pasar yang membutuhkan. Seperti diketahui, ikan kaya dengan Omega 3 yang bagus untuk pertumbuhan otak anak, meningkatkan kecerdasan, imunitas, dan daya ingat.

"Ke depan, Indonesia butuh the future generation yang cerdas dan mampu bersaing di pentas persaingan global," tambahnya.

"Dalam program Kampung UKM Digital ini, kami membantu pemanfaatan TIK (Teknologi Informasi Komunikasi) secara komprehensif dan terintegrasi untuk mendukung proses bisnis yang berjalan dalam satu kampung atau area, sehingga para pelaku UKM yang ada semakin maju, mandiri dan modern," terang Nasrun.

Untuk mewujudkan ini, pungkas Nasrun, pihaknya tidak bisa melangkah sendirian. Nasrun akan mengajak komponen Pentaholix yang ada di dalamnya untuk ikut serta mewujukannya, mulai dari Akademisi, Business, Community, Government, dan Media. (fat/iwd)