Tol Sumo akan Diresmikan Presiden, 4 Bidang Tanah Warga Belum Diganti Rugi

Tol Sumo akan Diresmikan Presiden, 4 Bidang Tanah Warga Belum Diganti Rugi

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 17 Mar 2016 18:09 WIB
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Rencana peresmian seksi 4 Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) di Desa Gerbang Tol Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto oleh Presiden Joko Widodo membuat resah sejumlah warga.

Bagaimana tidak, sampai saat ini ada 4 bidang tanah milik warga yang terdampak belum mendapatkan ganti rugi. Padahal proses konstruksi telah rampung dan siap dioperasikan.

Pesoalan itu dikatakan Kepala Desa Penompo Yahya saat mendampingi Wakil Gubenur Jatim meninjau kesiapan peresmian seksi 4 Tol Sumo di gerbang tol Penompo, Kamis (17/3/2016).

"Ada 4 bidang tanah milik 4 warga Penompo yang sampai hari ini belum menerima pembayaran ganti rugi," kata Yahya kepada wartawan.

Sayangnya, Yahya enggan merinci luas tanah warga yang terdampak dan nilai ganti ruginya. Menurut dia, pembebasan 4 bidang tanah warga Penompo itu sudah melalui mekanisme konsinyasi. Hanya saja, keempat pemilik tanah menolak nilai ganti rugi yang dinilai terlalu rendah. Yakni Rp 130.000 per meter persegi.

"Mereka minta melebihi SK yang ditentukan, harganya entidak cocok. Warga minta Rp 400 ribu lebih per meter karena harga tanah saat ini mahal," ungkapnya.

Mendengar seksi 4 Tol Sumo akan diresmikan, lanjut Yahya, warga pemilik lahan pun resah. Mereka khawatir tak dapat uang ganti rugi mengingat ruas jalan tersebut akan segera diresmikan. Sementara tanah warga berubah menjadi konstruksi tol.

"Warga resah, berulang kali datang ke saya menanyakan kejelasan ganti rugi," sebutnya.

Sementara Wagub Jatim Saifullah Yusuf mengatakan, masih ada sejumlah persoalan di seksi 4 Tol Sumo. Pada ruas sepanjang 18,47 Km yang membentang antara Mojokerto-Krian itu terdapat 35 bidang tanah yang belum selesai proses administrasinya.

Pejabat yang akrab disapa Gus Ipul ini pun menyesalkan adanya 4 bidang tanah warga yang belum mendapatkan ganti rugi dari PT Marga Nujyasumo Agung (MNA) sebagai pemegang hak konsesi Tol Sumo. Dia berharap PT MNA segera menyelesaikan persoalan ini.

"Kalau ada warga yang meminta di atas harga itu, kami minta otoritas jalan tol untuk terus melakukan pendekatan," jelasnya.

Gus Ipul menambahkan, rampungnya seksi 4 Tol Sumo diharapkan bisa mengurangi kemacetan di By Pass Krian. Ruas jalan bebas hambatan ini Sabtu (19/3) nanti akan diresmikan Presiden Jokowi.

Secara keseluruhan, Tol Sumo yang membentang dari Mojokerto hingga Surabaya sepanjang 36,27 Km. Jalan bebas hambatan bagian dari Tol Trans Jawa ini terbagi dalam 4 seksi. Seksi 1 sepanjang 4,73 Km, seksi 2 sepanjang 5,1 Km, seksi 3 sepanjang 6,1 Km. Sedang ruas terpanjang di seksi 4 yang mencapai 18,47 Km. (fat/fat)
Berita Terkait