detikNews
Rabu 01 April 2015, 17:31 WIB

Pabrik Jamu Berkedok Salon Kecantikan di Banyuwangi Digerebek

- detikNews
Pabrik Jamu Berkedok Salon Kecantikan di Banyuwangi Digerebek
Banyuwangi - Pabrik jamu tradisional di Banyuwangi yang berkedok salon kecantikan digerebek Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya dan Ditreskrimsus dan Ditreskoba Polda Jatim.

Tidak tanggung-tanggung, 2 pabrik jamu tradisional diduga memakai bahan kimia obat (BKO) dan tak berizin di wilayah Kecamatan Srono Banyuwangi ini langsung disegel.

Dari lokasi pabrik, petugas menemukan lebih dari 11 ribu botol jamu tradisional merek "Daun Sambiroto" dan "Klanceng" ukuran 600 ml dan 150 ml. Keduanya adalah jamu kuat lelaki dan pegal linu.

"Dua produk ini ada yang memiliki izin edar dan tak berizin, sekaligus terindikasi mengandung bahan kimia obat," kata Kepala Balai Besar POM di Surabaya, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa kepada detikcom, di sela memimpin penggerebekan, Rabu (1/4/2015).

Pabrik ini, jelas dia, memproduksi jamu yang memiliki izin edar (TR), namun satu merk lagi menggunakan izin edar palsu. Sementara itu pihaknya akan mengecek bahan kimia obat apa yang digunakan.

Selain dua merek jamu ini, tim juga menggerebek sebuah pabrik jamu lainnya tak jauh dari lokasi pertama. Saat digerebek, tiga karyawan sedang asyik mengemas jamu dalam kemasan botol kecil.

Dari lokasi, petugas menemukan hampir 1.000 botol jamu siap edar dan dua bak cairan jamu siap kemas. Jamu ini khusus kuat lelaki merek "Suramadu". Parahnya, pabrik ini tak memiliki izin edar dan izin produksi.

"Ini parah, izin edar dan izin produksinya palsu," kata Ngurah Bagus Kusuma. Dan akhirnya seluruh barang bukti jamu yang ditemukan di lokasi dan diangkut ke Surabaya.

  • Pabrik Jamu Berkedok Salon Kecantikan di Banyuwangi Digerebek
  • Pabrik Jamu Berkedok Salon Kecantikan di Banyuwangi Digerebek

(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com