Saat itu korban dibonceng kekasihnya hendak pulang ke Sidoarjo setelah refreshing di kawasan Pacet. Kejadian itu bermula saat korban, bersama kekasihnya, Andri Irawan (16) warga Prambon, bertemu dengan KY di jembatan Kali Kromong, Pacet, sore tadi. Sempat terjadi adu mulut antara Andri dengan KY, namun berhasil dilerai warga.
"Tersangka menyimpan dendam terhadap Andri karena pernah terlibat cek-cok saat melihat orkes di Mojosari 2 bulan yang lau," jelas Kapolsek Pacet AKP Bambang Sujatmiko, kepada detikcom.
Saat sepasang kekasih ini hendak pulang, KY yang dibonceng temannya mengejar mereka. Sampai di Desa Petak Kecamatan Pacet, KY melempar Andri dengan batu, namun mengenai kepala korban hingga berlumuran darah. Karena takut, KY melarikan diri.
"Setelah menerima laporan dari pacar korban, korban kami evakuasi ke RSUD dr Sukandar, Mojosari untuk mendapat perawatan dan visum. Sedangkan pacar korban kita periksa sebagai saksi," jelas Bambang.
Polisi menyita barang bukti pakaian korban yang berlumuran darah dan sebuah batu kali yang digunakan tersangka menganiaya korban. Tersangka berhasil ditangkap di rumahnya, sedangkan teman tersangka yang ikut membantu masih diperiksa sebagai saksi.
"Untuk sementara motifnya hanya dendam, tersangka masih kami periksa," pungkas Bambang.
(fat/fat)











































