Waspada Jebol Lur! Ribuan Titik Tanggul Sungai di Kudus Rembes

Dian Utoro Aji - detikNews
Senin, 06 Des 2021 17:19 WIB
Ribuan tanggul di Kudus rembes dan rawan banjir
Ribuan tanggul di Kudus rembes dan rawan banjir (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencatat kondisi tanggul sungai di wilayahnya banyak yang rembes. Hal tersebut pun mengancam terjadinya bencana banjir.

"Kalau yang Sungai Piji di Desa Kesambi Kecamatan Mejobo itu kan rembesan, data dari petinggi (kepala desa) itu ada ribuan rembesan," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus Budi Waluyo kepada wartawan di kantornya, Senin (6/12/2021).

Dia mengatakan Sungai Piji dari Desa Tenggeles sampai ke Kesambi banyak tanggul yang kondisinya memprihatinkan. Tanggul yang rembes itu sepanjang 2,5 kilometer.

"Mulai dari Tenggeles sampai ke Kesambi, cuma repotnya kalau ngecek harus nunggu debit air tinggi dulu. Padahal posisi air tinggi kepanikan warga sudah panik," jelasnya.

"Kita lewat tanggul sepanjang 2,5 kilometer itu banyak yang merembes," sambung Budi.

Budi khawatir kondisi itu mengakibatkan rawan banjir. Terlebih sampah yang terbawa aliran air memperlambat aliran sungai dan mengakibatkan tanggul jebol.

"Itu bahaya kan pada saat terjadi sampah itu kan, sehingga aliran sungai tertahan jadi limpasan," kata dia.

"Maka desa sudah aktif, kemarin saknya habis untuk persiapan tanggul ini. Mereka sudah tanggul Kesambi, Tenggeles, Bulungcangkring, mereka minta sak untuk antisipasi ini," sambung Budi.

Diwawancarai terpisah, Kepala Desa Golantepos, Nur Taufik mengatakan tanggul sungai di desanya ada beberapa yang kritis. Bahkan sempat jebol karena tidak kuat menampung air saat turun hujan lebat.

"Beberapa titik rawan, pertama Sungai Mrisen kemarin sudah jebol. Itu setiap tahun jebol, titiknya ganti-ganti. Jebol kemarin sudah kita tangani sementara bantuan dari PUPR, BPBD juga ada bantuan," kata Taufik ditemui kantor desanya hari ini.

Taufik mengatakan selanjutnya di tanggul Sungai Dawe juga ada beberapa titik yang rembes. Pemdes bersama masyarakat setempat pun telah melakukan penanganan darurat guna mengantisipasi saat hujan tiba. Dia pun berharap ada perbaikan tanggul hingga normalisasi sungai di Kudus.

"Ini juga ada beberapa titik, kemarin jebol mendatangkan bantuan BPBD tanah uruk di wilayah RT 6/RW 1 Sungai Dawe, kemudian ada lagi RT 4,5 juga ada lagi. Kemarin hari Ahad kita kerja bakti ada lima titik penanggulan sementara," ujar Taufik.

"Rencana ada perbaikan tanggul tahun 2022 semoga terealisasi. Itu kalau lagi ke Sungai Pocewu, ini miliknya kabupaten dan kondisinya dangkal perlu dilakukan normalisasi. Sepanjang 2 kilometer perlu ada normalisasi," tambah dia.

Lihat juga video 'Warga Sebut Tanggul Jebol di Bekasi Baru Diperbaiki Bulan Lalu':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/rih)