Kronologi Pendaki Ilegal WN Ukraina Hilang di Merbabu-Ditemukan Berselimut Daun

Ragil Ajiyanto - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 15:03 WIB
Pemandangan Gunung Merbabu dari Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari (Ampel), Boyolali, Rabu (18/9/2019).
Pemandangan Gunung Merbabu dari Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari (Ampel), Boyolali, Rabu (18/9/2019). Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Boyolali -

Pria Ukraina, Mykola (60), dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Merbabu, Jawa Tengah, Sabtu (4/12). Mykola yang belakangan terungkap bersama dua rekannya merupakan pendaki ilegal, akhirnya ditemukan selamat dalam kondisi berselimutkan daun.

Berikut ini kronologi peristiwa tersebut.

- Sabtu (4/12/2021)
Pukul 06.00 WIB

Mykola bersama dua rekannya yakni Dean dan Alex tiba di kantor Resort Selo BTNGMb, Sabtu (4/12) sebelum pukul 06.00 WIB. Saat itu kantor masih tutup.

"Petugas datang pukul 06.30 WIB dan melihat ada dua sepeda motor yang parkir di kantor Resort," kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb), Junita Parjanti kepada detikcom, Minggu (5/12/2021).

Kemudian petugas memeriksa rekaman CCTV di kantor Resort Selo dan diketahui ada tiga warga negara asing (WNA) yang naik ke Merbabu.

Pukul 17.00 WIB

Dean dan Alex tiba di kantor Resort Selo BTNGMb. Mereka menyampaikan bahwa Mykola hilang.

"Setelah dicari nggak ada terus mereka turun, sampai di kantor Resort Selo sekitar pukul 17.00 WIB, dan menyampaikan kalau satu temannya masih ada di atas," katanya lagi.

Diketahui, selain tak izin, ketiga pendaki itu juga tidak mempersiapkan pendakian dengan baik. Mereka tidak membawa bekal atau logistik pendakian. Hanya air minum.

Mykola tertinggal dari kedua rekannya itu ketika sudah turun dari puncak Kenteng Songo. Saat turun itu Mykola diduga tergelincir atau jatuh. Namun masih bisa jalan dan melanjutkan perjalanan dengan jalan pelan-pelan. Hingga dia tertinggal dari dua temannya tersebut.

"Ditunggu di HM 22, tapi setelah 40 menit kok nggak datang-datang. Kemudian mereka (Dean dan Alex) naik lagi, mencari. Tapi tidak ketemu," jelas Junita.

Dua pendaki itu naik lagi mencari Mykola ke titik dia terpisah yakni di HM 25. Di antara Pos 3 dan 4, sekitar simpang Macan.

"Setelah dicari nggak ada terus mereka turun, sampai di kantor Resort Selo sekitar pukul 17.00 WIB, dan menyampaikan kalau satu temannya (Mykola) masih ada di atas," terangnya.

Pukul 20.00 WIB

BTNGMb kemudian berkoordinasi dengan Polsek Selo, tim SAR dan relawan. Pukul 20.00 WIB, dua tim SAR naik dan akhirnya berhasil menemukan Mykola di Blok Tulangan dalam kondisi selamat.

"Sehat, kondisi kedinginan. Saat ditemukan berselimutkan daun-daun," kata Kasub Tata Usaha BTNGMb Johan Setiawan.

- Minggu (5/12/2021)

Kepala BTNGMb Junita Parjanti memastikan Mykola dan dua rekannya itu pendaki ilegal. Mereka mendaki tanpa izin karena jalur Selo saat ini masih ditutup.

"Iya (pendaki ilegal). Jalur pendakian Selo saat ini masih ditutup," jelas Junita.

BTNGMb kemudian menyerahkan kasus ini ke polisi.

"Saat ini penanganan warga negara asing masih dalam proses di kepolisian," imbuhnya.

Simak juga 'Napak Tilas dan Kesaksian Bocah Hilang di Gunung Guntur':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/rih)