Reuni 212 di Plaza Manahan Dilarang, Polisi Sekat Perbatasan Soloraya

Ari Purnomo - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 12:43 WIB
Pasukan disiapkan untuk penyekatan di enam titik perbatasan Solo.
Pasukan disiapkan untuk penyekatan di enam titik perbatasan Solo. (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Massa berencana menggelar reuni Persaudaraan Alumni 212 di Plaza Manahan, Solo. Polisi pun memperketat pengamanan di wilayah perbatasan dan mencegah massa masuk ke area Plaza Manahan, karena sudah dipindahkan ke Serengan.

"Ada 700-an personel yang diterjunkan untuk mengantisipasi masuknya peserta Reuni 212. Penyekatan juga dilakukan di enam pintu masuk Solo," ujar Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak usai memimpin apel di Mapolresta Solo, Kamis (2/11/2021).

Personel yang dilibatkan tidak hanya dari kepolisian, tetapi juga dari TNI dan Satbrimob Polda Jateng. Ade menuturkan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan seluruh Kapolres di wilayah Soloraya untuk membantu melakukan penyekatan massa Reuni 212.

"Titik penyekatan di enam pintu masuk batas kota, koordinasi Kapolres di Soloraya pengamanan batas kota masing-masing untuk mencegah pergerakan masuk ke Solo. Kalau sudah maksimal gedung yang digunakan maka dilakukan penyekatan," urainya.

Ade mengatakan kegiatan Reuni 212 tidak mendapatkan rekomendasi dari Satgas Gugus Tugas COVID-19. Salah satu pertimbangannya yakni kenaikan kasus Corona selama tiga bulan berturut-turut.

"Lonjakan kasus tiga bulan berturut-turut, Satgas Gugus Tugas tidak keluarkan rekomendasi di Plaza Manahan maupun tempat-tempat terbuka lainnya. Itu sudah kami sampaikan ke korlap," ungkap Ade.

Ade pun berharap masyarakat bisa saling menghargai dan tidak mementingkan diri sendiri saat masa pandemi Corona ini. Hal ini untuk mencegah melonjaknya kasus COVID-19 di Kota Solo dan sekitarnya.

(ams/sip)