Kisruh Bentrok Suporter Bola di Yogyakarta, Polisi: Ada Sejarah Permusuhan

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 19:18 WIB
Bentrokan terjadi antara suporter bola dengan warga di Jalan Laksda Adisutjipto, Yogyakarta, siang tadi. Puluhan polisi masih berjaga di lokasi.
Polisi berjaga di simpang tiga UIN Kalijaga, Jalan Laksda Adisutjipto, Sleman, DIY, Rabu (1/12/2021). (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Bentrokan pecah antara kelompok suporter dan warga di simpang tiga UIN Sunan Kalijaga, tepatnya di Jalan Laksda Adisutjipto, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Polisi menyebut pemicu bentrokan adalah adanya sejarah permusuhan.

"Pemicunya saya rasa ada sejarah permusuhan," kata Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono, Rabu (1/12/2021).

Polisi mengamankan dua orang terkait peristiwa tersebut. Namun, Wachyu belum bisa memastikan dua orang itu dari kelompok suporter atau bukan.

"Sempat diamankan dua orang, sekarang berada di Polsek. Dua orang itu intinya masyarakat, belum kami pastikan apakah suporter atau warga," jelasnya.

"Ada dua sepeda motor (rusak). Diduga milik masyarakat saat ini masih kita dalami," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, bentrokan pecah di Jalan Laksda Adisutjipto, Sleman, tepatnya di simpang tiga UIN Sunan Kalijaga. Menurut kesaksian warga sekitar, bentrokan dimulai sejak pukul 13.00 WIB.

Wachyu mengatakan kelompok suporter ada kegiatan di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Kemudian saat melintas di Jalan Laksda Adisucipto, kelompok itu dicegat oleh masyarakat dan terjadi bentrokan.

"Dari kelompok suporter ada kegiatan di Mandala Krida kalau nggak salah tapi mau kembali ke rumahnya mutar-mutar dulu," ucap mantan Kapolres Bantul itu.

"Keributan antarmasyarakat dengan kelompok suporter. Untungnya kami berhasil melerai, dan situasi normal lagi," imbuhnya.

Salah seorang warga, Mashyur Amin, yang menyaksikan bentrokan itu mengungkapkan yang terlibat bentrok adalah salah satu kelompok suporter bola.

"Kalau saya amati itu awalnya rombongan suporter konvoi. Pas di jalan ini nampaknya ada sebagian rombongan suporter tim lain langsung menghadang dan terjadi tawuran di sini," kata Amin, Rabu (1/12).

Amin menyaksikan saat itu sempat terjadi baku hantam. Kejadian itu berlangsung hampir satu jam.

"Tadi ada baku hantam, (ada) pedang keluar. Cukup lama tadi hampir satu jam kejadiannya," imbuhnya.

Simak video 'Kantongi Identitas, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Omah PSS':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/ams)