UMP DIY 2022 Naik Rp 75 Ribu, Pemda: Tertinggi Nasional

Heri Susanto - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 16:52 WIB
Ilustrasi uang rupiah
Ilustrasi UMP (Foto: Getty Images/iStockphoto/Squirescape)
Yogyakarta -

Upah Minimum Provinsi (UMP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2022 ditetapkan naik Rp 75.915 atau 4,30 persen menjadi Rp 1.840.915. Pemda DIY menyebut kenaikan ini adalah tertinggi nasional.

"Iya alhamdulillah DIY untuk UMP tahun 2022 tertinggi nasional. Akhirnya bisa menyalip Jawa Tengah karena pertumbuhan ekonomi daerah," kata Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (1/12/2021).

Aji pun berharap seluruh pelaku ekonomi di DIY bisa bekerja keras untuk bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sebab, sesuai dengan PP Nomor 36 Tahun 2021, pertumbuhan ekonomi daerah atau inflasi daerah yang menjadi acuan.

"Kebetulan di DIY pertumbuhan ekonomi yang tinggi dibandingkan inflasi. Jadi, ya semoga masih menggunakan pertumbuhan ekonomi serta kinerja ekonomi daerah terus meningkat," jelas Aji.

Aji menuturkan meski pariwisata, dan pendidikan tahun ini di DIY sempat terhenti karena pandemi, sektor lain bisa menutupi. Sehingga kinerja ekonomi di DIY merata.

"Ternyata kinerja ekonomi kita ini lebih banyak didukung oleh sektor ekspor, komunikasi dan sektor lain. Jadi, dengan kondisi pariwisata dan pendidikan turun bisa ditutup kinerja yang lain," ujarnya.

Bahkan, lanjut Aji, jika kondisi tahun depan tidak mengalami perubahan karena peningkatan kasus positif COVID-19, ia yakin kenaikan UMP akan lebih besar. Sebab, pariwisata dan pendidikan bisa bekerja secara normal setelah penurunan status PPKM di DIY.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X menetapkan UMP dan UMK kabupaten-kota se-DIY, Jumat (19/11). Sultan menetapkan UMP DIY tahun 2022 sebesar Rp 1.840.915,53, naik Rp 75.915,53 atau 4,30 persen dibandingkan UMP 2021.

(rih/ams)