Pria Inggris Ditangkap Polisi Magelang, Berawal dari Paket Mencurigakan

Eko Susanto - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 15:47 WIB
Kabupaten Magelang -

Seorang pria warga negara (WN) Inggris berinisial RWSS ditangkap polisi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Penangkapan ini berawal dari paket mencurigakan yang ternyata berisi psikotropika pesanan tersangka.

"Dari hasil penggeledahan didapatkan berupa satu buah kardus warna cokelat yang terbungkus lakban warna cokelat. Di dalamnya berisi satu buah plastik transparan bertuliskan mersi yang berisi 9 lembar atau strip mersi valdimex 5, diazepam 5mg yang setiap lembarnya berisi 10 butir dengan jumlah total 90 butir. Dua buah plastik klip transparan berisi 4 lembar Riklona 2 Clonazepam 2 mg yang setiap lembar atau stripnya berisi 10 butir dengan total jumlah 40 butir," ujar Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun dalam jumpa pers di kantornya, Rabu (1/12/2021).

Sajarod Zakun mengatakan kronologi pengungkapan kasus ini berawal dari anggota Reserse Narkoba Polres Magelang yang memperoleh informasi adanya warga Dusun Sidomulyo, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, yang menerima paket mencurigakan. Polisi akhirnya mendatangi rumah yang dihuni tersangka pada Jumat (26/11) sekitar pukul 10.00 WIB. Dari situ terungkap paket tersebut berisi psikotropika.

"Tim kami dari Satres Narkoba mendatangi rumah yang beralamatkan di Dusun Sidomulyo Kecamatan Candimulyo dilakukan penangkapan dan penggeledahan di rumah tersangka RWSS di dampingi dan disaksikan oleh Ketua RT Dusun Sidomulyo," lanjut Sajarod.

Barang bukti lain yang disita polisi yakni satu unit ponsel dan laptop milik tersangka. Tersangka mengakui perbuatannya memesan psikotropika itu secara online. Polisi memastikan pemesanan psikotropika ini tanpa disertai resep atau surat resmi dari pihak berwenang.

"Adapun identitas tersangka berinisial RWSS jenis laki-laki, pekerjaan karyawan swasta. Status kewarganegaraan adalah warga negara asing," jelasnya.

Tersangka dijerat Pasal 62 UU No 5 tahun 97 tentang psikotropika dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 juta.

Kasat Narkoba Polres Magelang AKP Teguh Prasetyo menambahkan, tersangka merupakan warga negara Inggris. Selain itu psikotropika yang dibeli tersangka diakui akan dipakai sendiri.

"Warga negara Inggris. Sementara digunakan sendiri," tuturnya.

(sip/mbr)