Terpopuler Sepekan

Akhir Pelarian Perampok Sadis Pembunuh Satpam Gudang Rokok di Solo

Ari Purnomo - detikNews
Sabtu, 27 Nov 2021 09:08 WIB
Sebuah gudang rokok di Solo, Jawa Tengah, menjadi sasaran perampokan. Seorang satpam bernama Suripto (35) ditemukan tewas serta duit ratusan juta rupiah hilang.
Gudang Rokok yang Jadi Sasaran Perampokan di Solo Digaris Polisi (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Aksi sadis pelaku pembunuhan satpam Suripto dan perampokan gudang rokok PT Japan Tbk di Solo ternyata bermotif dendam. Pelaku ternyata mantan sekuriti di gudang tersebut dan sukses menggondol brankas berisi duit ratusan juta.

Tak sampai sepekan, pelaku pembunuhan sadis dan perampokan itu ditangkap. Pelaku berinisial RS MM alias S itu mengaku sakit hati karena dilaporkan ke atasan oleh korban gegara sering mangkir kerja.

"Indisipliner sering tidak masuk pengamanan, selalu menyuruh korban untuk piket. Lalu dilaporkan manajemen berakibat sanksi indisipliner dan berbuntut dikeluarkan dari perusahaan," terang Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak, Senin (22/11/2021).

S ditangkap pada Jumat (19/11) pukul 11.00 WIB di rumahnya di kampung Tekil, Sembukan, Sidoharjo, Wonogiri. Dia mengaku dendam dengan korban Suripto karena dinilai punya andil soal pemecatan dirinya sebagai satpam di gudang rokok tersebut.

"Motif tersangka yakni dendam juga ekonomi. Di mana ditunjukkan pencurian dengan kekerasan, direncanakan sebelumnya oleh tersangka untuk menghabisi korbannya," tutur Ade.

Pada Senin (15/11) lalu, pelaku mengaku beraksi seorang diri dengan mengendarai sepeda motor. Korban pun menciduk pelaku yang masuk ke gudang melalui pagar samping. Sempat terjadi duel antara keduanya dan nahas, Suripto tewas usai dipukul linggis yang dibawa pelaku.

"Dari keterangan pelaku hanya sendirian, tapi kami lakukan pengembangan mengungkap adanya pelaku lain," ujar Ade.

Dari olah TKP di lokasi, polisi menduga korban sempat berlari dan bersembunyi di dalam toilet. Namun tetap dikejar oleh pelaku.

"Korban sepertinya sempat bersembunyi di toilet tetapi terus dikejar dan didobrak, terlihat dari kerusakan pada toilet," ungkapnya.

Kepada polisi, S mengaku pulang ke rumahnya usai menghabisi Suripto. Kala itu dia mengantongi duit sekitar Rp 310 juta dari hasil membobol brankas.
Brankas itu pun dia buang di Sungai Tekil, Wonogiri.

"Uang yang didapatnya untuk membayar utang, membeli perhiasan, beli HP, beli motor termasuk buka tabungan baru," urai Ade.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis. Tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal mati atau penjara seumur hidup, dan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.

"Ancaman hukuman maksimal bagi tersangka adalah hukuman mati atau penjara seumur hidup," ujar Ade.

Selengkapnya di halaman berikut...

Simak Video: Perampok Gudang Rokok Solo Tega Bunuh Satpam Gegara Dendam

[Gambas:Video 20detik]