Bambang Pacul Yakin Ketua PDIP Salatiga Mundur Tak Terkait 'Banteng-Celeng'

Muchus Budi R. - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 21:44 WIB
Bambang Pacul Wuryanto
Bambang Wuryanto (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Semarang -

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga, Jateng, Teddy Sulistio, mendadak mengundurkan diri dari jabatan kepengurusan di partai maupun dari keanggotaannya di DPRD Kota Salatiga. Namun Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto, yakin pengunduran diri Teddy tersebut tak terkait isu 'banteng-celeng' yang pernah memanas di internal PDIP dalam beberapa waktu terakhir.

Pengunduran diri Teddy tersebut dibenarkan oleh Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto. Kepada detikcom, Bambang mengatakan bahwa surat pengunduran diri tersebut ditujukan kepada Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, dengan tembusan ditujukan kepada Ketua DPD PDIP Jateng.

Surat tembusan tersebut diterima Selasa (26/10) kemarin. Kebetulan saat ini pengurus DPD PDIP Jateng sedang ada acara di Panti Marhaen, nama kantor DPD PDIP Jateng tersebut. Surat resmi bermeterai tersebut diantar utusan Teddy.

"Di surat itu Mas Teddy memohon bersama keluarga bahkan anak dan cucunya untuk tetap tetap diizinkan mengabdi di PDI Perjuangan. Jadi klir, tidak ada masalah apapun yang bisa dikait-kaitkan dengan persoalan 'banteng-celeng' itu. Tetap menyatakan akan menjadi kader militan. Klir, bukan persoalan isu celeng. Karenanya kami perlu menanyakan apa masalahnya," ujar Bambang Wuryanto kepada detikcom, Rabu (27/10/2021) malam.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan Tedy adalah kader senior PDIP yang telah memimpin PDIP Kota Salatiga selama empat periode. Dia berasal dari keluarga kader loyal. Bahkan ayah dan ibunda Teddy adalah juga kader yang telah teruji loyalitasanya kepada partai.

Karena itulah DPD PDIP Jateng kemudian merasa perlu untuk mengirim utusan yakni salah satu Wakil Ketua DPD PDIP Jateng, untuk bertemu dengan Teddy. Tujuannya meminta penjelasan langsung apa yang melatarbelakangi pengunduran diri mendadak tersebut.

"Sore ini Mbak Tika, utusan DPD baru bisa bertemu Mas Teddy, diagendakan besok (Kamis) siang utusan tersebut baru akan memberikan laporan terkait hasil pertemuan tersebut," ujar pria yang akrab disapa Bambang Pacul tersebut.

(mbr/rih)