4 SD di Solo Ditutup Sebulan Gegara Puluhan Siswanya Kena Corona

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 14:20 WIB
Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, Selasa (6/7/2021).
Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, Selasa (6/7/2021). (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Empat sekolah dasar (SD) di Kota Solo, Jawa Tengah, ditutup hingga satu bulan. Penutupan dilakukan setelah diketahui ada lebih dari 30 siswa yang terpapar virus Corona atau COVID-19 di sekolah-sekolah tersebut.

"Empat sekolah ditutup. Sebelumnya dilakukan tes swab di sejumlah sekolah, kita temukan siswa dari empat sekolah ini positif COVID-19," kata Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, usai memimpin rapat penanganan COVID-19 di Balai Kota Solo, Senin (18/10/2021).

Empat sekolah tersebut ialah SD Kristen 1 Manahan, SDN Mangkubumen Kidul, SDN Semanggi Lor dan SD Al-Islam. Teguh tidak merinci jumlah total siswa yang terpapar virus Corona. Namun menurutnya, kasus terbanyak ditemukan di SD Kristen 1 Manahan.

"Tertinggi di SD Kristen 1, di-tracing sampai 28 orang positif. Tiga sekolah lain nggak banyak, tracing belum selesai," kata dia.

Dari 28 orang positif di SD Kristen 1 itu, kata Teguh, kebanyakan berasal dari Kabupaten Karanganyar. Pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemkab Karanganyar untuk melakukan tracing ke lingkungan rumah mereka.

"Kebanyakan orang Karanganyar. Kita koordinasi dengan Pemkab Karanganyar untuk tracing. Yang di sekolah (SD Kristen 1) sudah selesai," katanya.

Terkait alasan penutupan selama satu bulan, Teguh mengatakan ingin lebih memastikan keamanan siswa. Meskipun sebetulnya, penutupan biasanya dilakukan selama dua pekan.

"Memang biasanya 14 hari selesai. Tapi ini biar kita tutup sebulan sekalian biar aman," tutupnya.

(sip/rih)