Melihat Tugu Tapal Batas Kasunanan Surakarta-Kasultanan Yogyakarta

Achmad Syauqi - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 10:33 WIB
Tugu bekas tapal batas wilayah Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta di Cawas, Klaten, Rabu (13/10/2021).
Tugu bekas tapal batas wilayah Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta di Cawas, Klaten, Rabu (13/10/2021). Foto: Achmad Syauqi/detikcom
Klaten -

Terdapat tugu tapal batas wilayah Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta di Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Tugu berupa tembok itu berada di bawah tebing perbukitan seribu.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (13/10) siang, tugu tersebut terletak di Dusun Betro, Desa Burikan, Kecamatan Cawas. Di sisi selatan tugu Dusun Betro itu sudah masuk wilayah Dusun Sambirejo, Desa Jentir, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta (DIY). Pembatas dua wilayah itu hanya berupa jalan aspal desa.

Tugu bekas tapal batas di Dusun Betro berbentuk tembok berundak dengan tugu utama setinggi sekitar 3 meter setebal sekitar 80 sentimeter. Sayapnya tinggi sekitar 2 meter dan dibangun persis di tepi jalan.

Tugu bercat putih yang mulai luntur. Pelat besi simbol Kasunanan Surakarta berukir Radya Laksana yang tertempel di tembok terlihat kusam dan berkarat.

Tugu bekas tapal batas wilayah Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta di Cawas, Klaten, Rabu (13/10/2021).Tugu bekas tapal batas wilayah Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta di Cawas, Klaten, Rabu (13/10/2021). Foto: Achmad Syauqi/detikcom

Lambang mahkota, bulan, bintang, matahari dan lainnya tidak terlihat jelas. Bahkan noda karatan besi luntur mengotori cat putih pada temboknya.

Kondisi yang sama terlihat pada pelat besi beraksara Jawa di bagian depan dan pelat besi berisi tanggal, bulan dan tahun pembuatan tugu. Tulisan pembuatan tugu "29 Jumadil Awal 1867" tidak terbaca dari kejauhan.

Kondisi tugu di wilayah Klaten tersebut berbeda jauh dengan tugu sebelah yang berada di wilayah Yogyakarta di Desa Jentir, Gunungkidul. Tugu di wilayah Yogyakarta relatif terawat.

Tugu bekas tapal batas wilayah Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta di Cawas, Klaten, Rabu (13/10/2021).Tugu tapal batas wilayah Kasunanan Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta di Cawas, Klaten, Rabu (13/10/2021). Foto: Achmad Syauqi/detikcom

Meskipun bentuknya serupa dengan yang di Klaten tetapi cat putihnya tampak baru. Pelat besi simbol Kasultanan Yogyakarta dicat kuning emas dan merah dengan warna dasar hitam.

Tahun pembuatan tugu dan plat beraksara Jawa juga jelas terbaca dari kejauhan. Di tugu wilayah Yogyakarta itu sudah terpasang rantai besi pengaman tugu di sekelilingnya.

Selain itu, di samping tugu tersebut telah terpasang papan pengumuman yang menjelaskan jika tugu itu benda cagar budaya. Sementara di tugu wilayah Klaten tidak ada papan tersebut.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...

Simak juga 'Menyaksikan Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Tugu Muda Semarang':

[Gambas:Video 20detik]