Gibran Bakal Suntik Door to Door Warga Solo yang Emoh Divaksin

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 17:30 WIB
Walkot Solo Gibran Rakabuming Raka usai apel Satpol PP, Senin (20/9/2021).
Walkot Solo Gibran Rakabuming Raka usai apel Satpol PP, Senin (20/9/2021). Foto: dok Pemkot Solo
Solo -

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, akan melakukan langkah khusus untuk warga yang menolak disuntik vaksin virus Corona atau COVID-19. Petugas Dinas Kesehatan Kota Solo bakal melakukan vaksinasi COVID secara door to door.

Gibran mengatakan akan bekerja sama dengan Kodim 0735/Surakarta untuk menyisir warga yang belum disuntik vaksin. Hal ini juga dilakukan untuk mengetahui data warga yang belum divaksin Corona.

"Kemarin sudah ngobrol dengan Pak Dandim, yang enggan atau menolak divaksin akan disisir oleh Babinsa, akan ada mitigasi khusus, nanti kita lakukan door to door," kata Gibran di rumah dinas Loji Gandrung, Solo, Selasa (28/9/2021).

Menurut Gibran, penolakan warga itu diduga hanya karena belum yakin dengan vaksin Corona yang disuntikkan. Selain itu, ada juga warga yang khawatir dengan kondisinya yang memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

"Kebanyakan masih belum yakin, punya komorbid, ada yang pernah kena COVID dan belum dapat kesempatan, itu masih banyak sekali," ujar Gibran.

Saat ini, vaksinasi Kota Solo sudah mencapai 117 persen dari target. Selama ini warga yang mendapatkan vaksin COVID tidak hanya berasal dari Solo, melainkan dari luar kota namun bekerja atau sekolah di Solo.

Dalam sebulan terakhir, Gibran memfokuskan untuk memvaksin para pelajar usia 12 tahun ke atas. Dari jumlah 76 ribu pelajar, menurut Gibran target vaksinasi pelajar sudah hampir selesai.

"Kita kemarin memang fokus ke pelajar supaya pembelajaran tatap muka bisa lebih aman. Bulan September ini vaksinasi pelajar selesai, ini tinggal sedikit," pungkas Gibran.

(ams/sip)