Gempa Darat Guncang Brebes, Ini Penjelasan dan Rekomendasi BMKG

Uje Hartono - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 14:04 WIB
Ilustrasi gempa bumi (iStock)
(Foto: Ilustrasi gempa bumi (iStock)
Banjarnegara -

Gempa magnitudo 3 mengguncang Brebes, Jawa Tengah, pagi tadi. Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara menyebut gempa bumi yang berlokasi di 9 kilometer arah timur laut Bumiayu Brebes ini merupakan jenis gempa bumi dangkal.

"Guncangan gempa bumi yang dirasakan warga di desa Dawuhan Kabupaten Brebes ini merupakan gempa dangkal sehingga warga yang merasakan tidak luas tetapi guncangannya terasa," kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Setyoajie Prayoedhie saat dihubungi detikcom, Selasa (28/9/2021).

Ia menjelaskan, gempa bumi dangkal yang berpusat di daratan ini dipicu aktivitas sesar Baribis-Kendeng segmen Brebes dengan kedalaman, 11 kilometer. Meski begitu, Setyoajie menegaskan, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

"Dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa darat ini tidak berpotensi tsunami. Sehingga kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," lanjutnya.

Berdasarkan pengamatan Stasiun Geofisika Banjarnegara, sempat terjadi gempa susulan pada pukul 10.00 WIB. Tepatnya, berlokasi di darat pada jarak 25 km arah barat daya Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

"Tadi pukul 10.00 WIB ada gempa susulan atau aftershock, dengan kedalaman 25 kilometer," ujarnya.

Untuk itu, warga diminta untuk waspada. Salah satunya untuk menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Gempa pertama tadi pukul 08.40.40 WIB, kemudian ada susulan pukul 10.00 WIB. jadi warga tetap berhati-hati. Hindari bangunan yang rusak akibat gempa," imbaunya.

Diberitakan sebelumnya gempa magnitudo 3 terjadi di Brebes, Jawa Tengah pagi tadi. BPBD Brebes mencatat setidaknya 23 rumah warga mengalami kerusakan akibat diguncang gempa pagi tadi.

"Hasil pendataan tim BPBD di lapangan, 23 rumah rusak dan dua diantaranya rusak berat. Rumah yang rusak berat itu memang kondisi bangunannya sudah cukup tua jadi dindingnya roboh," ujar Kepala BPBD Brebes, Nuhsy Mansur, saat dihubungi wartawan, Selasa (28/9).

(mbr/ams)