Dalang Kenamaan Yogyakarta Ki Bayu Sugati Meninggal Dunia

Muchus Budi R. - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 10:55 WIB
Ki Bayu Sugati meninggal dunia
Ki Bayu Sugati meninggal dunia (Foto: istimewa)
Yogyakarta -

Satu lagi dalang wayang kulit kenamaan gaya Yogyakarta berpulang. Ki Bayu Sugati meninggal dunia hari ini di RSUP Sardjito Yogyakarta, Senin 27 September 2021 pada pukul 03.20 WIB.

Info meninggalnya Ki Bayu diterima detikcom dari dalang muda Ki Gendut Dwi Suryanto. Ki Gendut menyampaikan Ki Bayu meninggal setelah menjalani perawatan akibat kanker usus yang dideritanya sejak beberapa waktu terakhir.

"Pak Bayu wafat hari ini di usia 54 tahun. Bukan wafat karena COVID-19," demikian disampaikan Ki Gendut, Senin (27/9/2021).

Info yang diterima detikcom, jenazah Ki Bayu akan dimakamkan pada hari Selasa, 28 September 2021. Jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka di Pajangan, Pandowoharjo, Sleman, pukul 11.00 WIB menuju ke Makam Agung Kestubo Mulyo, Pajangan, Pandowoharjo, Sleman.

Ki Bayu Sidik Supriyadi atau yang lebih dikenal dengan nama Ki Bayu Sugati terlahir dari keluarga seniman panggung tulen. Ki Bayu adalah anak ketiga dari enam bersaudara putra-putri (alm) Ki Sugati.

Ki Sugati adalah dalang kenamaan gaya Yogyakarta, komedian, pemain ketoprak handal. Bersama kembarannya, (alm) Ki Sugito, Sugati mendirikan grup seni bernama PS Bayu. Keduanya terkenal sebagai pasangan komedian Gito Gati.

Setelah Gito Gati meninggal, generasi kedua dari PS Bayu ini memunculkan sejumlah nama-nama beken yang punya andil besar dalam mewarnai dunia seni tradisi di Yogyakarta.

Selain Ki Bayu, nama lain yang cukup terkenal dari generasi kedua dari grup PS Bayu ini adalah dalang Ki Edi Suwondo dan komedian Bambang Suprasto atau yang akrab disapa Bambang Rabies, keduanya adalah anak dari Ki Sugito.

Sejak kecil Bayu mengikuti jejak seni yang dirintis orang tuanya. Lebih dikenal luas sebagai seorang dalang wayang kulit, namun Ki Bayu juga handal berperan di panggung ketoprak. Kedua bidang seni ini dia dalami secara langsung dari panggung ke panggung ketika mengikuti pementasan-pementasan ayahnya, pamannya maupun grup PS Bayu.

(mbr/sip)