Polda Jateng: Tak Ada Penangkapan Warga saat Kunker Presiden ke Cilacap

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 12:13 WIB
Presiden Joko Widodo kembali melanjutkan kunjungan kerjanya ke SMA N 2 Cilacap di Jalan Ketapang, Cilacap Utara. Kali ini warga Cilacap berebut untuk mendapatkan kaos dan masker dari Jokowi.
Penampakan 2 warga yang dipegangi polisi dan anggota ormas saat berkerumun ketika menyambut kunker Presiden Jokowi di Cilacap. (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Semarang -

Polda Jateng mengatakan tidak ada penangkapan maupun penahanan terhadap pihak yang membawa poster ketika Presiden Jokowi berkunjung ke Cilacap, Kamis (23/9) kemarin. Namun diakui saat itu ada beberapa orang hendak menyampaikan aspirasi lalu difasilitasi dipertemukan dengan pihak Pemkab.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iqbal Alqudusy, mengatakan pada kunjungan tersebut ada ratusan orang dari Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan menyalurkan aspirasi agar keinginan mereka untuk bekerja di luar negeri terpenuhi.

"Ada beberapa petugas dari Polri dan serta stakeholder terkait yang melihat kejadian itu. Mereka didatangi dan ditanya tentang kenapa mereka bergerombol. Ini kan masa pandemi," kata Iqbal kepada wartawan lewat pesan singkat, Jumat (24/9/2021).

Para CPMI itu diketahui membawa sejumlah poster yang antara lain berisi tulisan 'Pak Jokowi tolong buka GTOG Korea', 'Tolong kami pak Jokowi, CPMI mangkrak 2 tahun', serta 'Kami pahlawan devisa #save CPMI GTOG Korea Selatan'.

"Kami memanggil dan mengajak diskusi perwakilan CPMI sebanyak enam orang berniat menyampaikan aspirasi dengan membentangkan poster kepada Presiden terkait BP2MI menghentikan Pengiriman Tenaga kerja Indonesia ke Korea saat pandemi COVID-19," ujarnya.

Iqbal menyebut sempat ada dialog saat itu dan mereka kooperatif serta setuju ketika diberikan alternatif bertemu dengan Disnakertrans setempat. Selain itu ia mengatakan tidak ada penangkapan dan penahanan terhadap mereka.

"Tidak ada itu (penangkapan)," tegas Iqbal kepada detikcom.

Foto bersama polisi dengan sejumlah warga yang hendak menyampaikan aspirasi ke JokowiFoto bersama polisi dengan sejumlah warga yang hendak menyampaikan aspirasi ke Jokowi. Nampak juag 2 orang yang semula sempat dipegangi di jalan. (Foto: dok Polda Jateng)

"Intinya, kita mengundang mereka berkoordinasi dan menyalurkan aspirasi mereka ke instansi terkait. Perwakilan CPMI yang hadir enam orang. Kami juga mengkoordinasikan hal ini dengan Disnakertran setempat. Setelah kita berdiskusi, mereka mengucapkan terima kasih dan berfoto bersama," ujarnya.

Iqbal juga menyebut para CPMI itu mendapat pengertian dari Dir Intelkam Polda Jateng, Kombes Pol Djati W Abadhy, bahwa kebijakan mereka belum berangkat diambil karena pemerintah saat ini lebih mengutamakan keselamatan masyarakat agar tidak menjadi korban penularan COVID di Negara Korea.

Simak video 'Detik-detik 2 Orang Diamankan saat Jokowi Akan Melintas di Cilacap!':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/sip)