KA Kedungsepur dan Ekonomi Lokal Cepu Beroperasi Lagi, Begini Aturannya

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 15:48 WIB
KA Kedungsepur, operasional pertama pasca pandemi COVID-19
KA Kedungsepur. (Foto: dok Humas PT KAI Daop 4 Semarang)
Semarang -

Dua kereta api (KA) lokal PSO (public service obligation) di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang kembali beroperasi yaitu KA Kedungsepur dan KA Ekonomi Lokal Cepu. Ada peraturan dan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh para penumpang. Apa saja?

"Dioperasikannya kembali KA Lokal tersebut setelah mendapatkan izin dari DJKA selaku regulator dan masih mengacu pada SE Kemenhub No 69 tahun 2021," kata Humas PT KAI daop 4 Semarang, Krisbiantoro, lewat pesan singkat, Kamis (23/9/2021) .

Dua KA tersebut sudah mulai beroperasi hari Rabu (22/9) kemarin dengan rute yaitu KA Kedungsepur Semarang Poncol-Ngrombo Grobogan, PP. Keberangkatan dari Stasiun Poncol Semarang yaitu pukul 06.20 WIB dan 13.45 WIB. Sedangkan dari Stasiun Ngrombo pukul 10.00 WIB dan 17.00 WIB.

Sedangkan KA Ekonomi Lokal Cepu berangkat dari Cepu pukul 04.45 WIB dan 13.25 WIB menuju Stasiun Pasar Turi Surabaya. Sedangkan keberangkatan dari Stasiun Pasar Turi yaitu pukul 09.25 WIB dan 18.30 WIB.

Krisbiantoro menjelaskan persyaratan naik KA Lokal tersebut adalah penumpang harus sudah divaksin minimal dosis pertama. Bukti vaksinasi COVID-19 tersebut akan dicek oleh petugas melalui layar komputer petugas boarding sebelum naik kereta. Pelanggan berusia di bawah 12 tahun masih belum diperbolehkan naik kereta.

"Data vaksinasi akan secara otomatis muncul pada layar komputer petugas boarding, karena KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding di stasiun. Jika data tidak muncul pada layar komputer petugas, maka pemeriksaan akan dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu vaksin," jelasnya.

Untuk pelanggan yang memiliki kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, Krisbiantoro menjelaskan, maka wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19.

"Pelanggan KA juga harus menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada saat pembelian langsung atau Go-Show. Untuk dokumen STRP, Surat Tugas, atau surat keterangan lainnya sudah tidak lagi menjadi syarat untuk naik KA Lokal," jelasnya.

Hal lainnya yang perlu diperhatikan yaitu soal protokol kesehatan antara lain masker 3 lapis yang menutup hidung dan mulut, jaga jarak, kondisi badan sehat, suhu tubuh normal. Penumpang juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

"Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut," imbuhnya.

(skm/rih)