Bioskop di Kudus Dibuka Kembali, Begini Suasananya

Dian Utoro Aji - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 16:16 WIB
Bioskop di Kabupaten Kudus mulai dibuka kembali, Jumat (17/9/2021).
Bioskop di Kabupaten Kudus mulai dibuka kembali, Jumat (17/9/2021). Foto: Dian Utoro Aji/detikcom
Kudus -

Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menjadi daerah yang menerapkan PPKM level 2. Bioskop di Kota Kretek pun mulai dibuka per hari ini dengan protokol kesehatan ketat.

"Kita buka mulai hari ini Jumat tanggal 17 September 2021. Kita mengacu kepada aturan menteri yang sudah memperbolehkan buka dengan ketentuan peraturan yang ada," kata Area Manajer Bioskop News Star Sineplex (NSC) Kudus, Satriya Agus Priyono, saat ditemui di lokasi, Jumat (17/9/2021).

Pantauan di lokasi, suasana hari pertama bioskop dibuka masih sepi. Meski demikian sejumlah petugas berjaga di pintu masuk bioskop.

Satriya menuturkan penonton menerapkan protokol kesehatan saat masuk di bioskop. Mulai dari harus menunjukkan bukti telah divaksin Corona atau COVID-19 dengan aplikasi PeduliLindungi hingga wajib memakai masker.

"Mulai dari kode scan (menunjukkan aplikasi PeduliLindungi), pintu masuk dan penonton sudah vaksin, untuk penonton usia di bawah 12 tahun tidak diperbolehkan masuk," terang Satriya.

Menurutnya, jumlah penonton yang masuk di bioskop dibatasi, yakni hanya 40 persen. Dia mengatakan baru dua dari tiga studio yang dibuka. Bioskop pun dibuka mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Bioskop di Kabupaten Kudus mulai dibuka kembali, Jumat (17/9/2021).Bioskop di Kabupaten Kudus mulai dibuka kembali, Jumat (17/9/2021). Foto: Dian Utoro Aji/detikcom

"Pembatasan jumlah 50 persen, kita terapkan hanya 40 persen. Itu maksimal 50 orang dari daya tampung maksimal 150 orang, yang dibuka dua studio 1 dan 3," ungkap Satriya.

"Mulai dari masuk kode (aplikasi PeduliLindungi) dulu setelah itu, pengunjung wajib mengenakan masker terus dilarang makan dan minum di area bioskop dan tempat duduknya disesuaikan tiket ada pembatasannya," sambung dia.

Ruang studio pun rutin disemprot disinfektan. Dia menjelaskan penyemprotan disinfektan dilakukan 30 menit sebelum pemutaran film.

"Di dalam sendiri kami terapkan sebelum 30 film tayang itu kita adakan penyemprotan disinfektan kita semprot dulu, setelah 30 menit penonton bisa masuk. Sehingga dipastikan di dalam studio ini kondisinya aman," terang Satriya.

Satriya mengatakan bioskop di Kudus sudah tutup setahun lebih. Dia mengaku sempat buka dari bulan Januari sampai Juni 2021, namun kembali tutup setelah ada ledakan kasus Corona di Kudus pascalebaran.

"Kami tutup sebelum PPKM, saat pandemi kita tutup kurang lebih satu tahun. Kita buka kembali Januari sampai Juni 2021 sampai ada PPKM (ledakan kasus Corona) tutup sampai saat ini baru buka kembali," ucapnya.

Dia mengaku penurunan penonton hingga 80 persen. Biasanya sebelum pandemi virus Corona, per hari bisa mencapai 700 penonton.

"Penurunannya lebih dari 80 persen. Cuma rata-rata 15-21 penonton setiap satu show cuma saat ini maksimal 5-10 orang itu paling banyak," ungkap Satriya.

(rih/ams)