Sidang Nani Takjil Sianida: Terdakwa Hadir Online, Saksi-saksi Offline

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 12:52 WIB
Sidang perdana kasus Nani takjil sianida di PN Bantul, Kamis (16/9/2021).
Sidang perdana kasus Nani takjil sianida di PN Bantul, Kamis (16/9/2021). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Penasihat hukum kasus takjil sianida dengan terdakwa Nani Aprilliani Nurjaman (25) mengajukan persidangan secara offline. Majelis hakim memutuskan terdakwa hanya dihadirkan secara online, sedangkan para saksi hadir secara langsung (offline).

Sidang dipimpin hakim ketua Aminuddin dan 2 hakim anggota Sigit Subagyo dan Agus Supriyana. Jaksa Penuntut Umum (JPU) terdiri dari Sulisyadi, Meladissa Arwasari, Nur Hadi Yutama dan Ahmad Ali Fikri. Penasihat hukum terdakwa yakni R Ary Widodo, Fajar Mulia dan Wanda Satria.

Adapun sidang perdana tersebut berlangsung di ruang sidang I Cakra, PN Bantul, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Kamis (16/9/2021).

Memasuki penghujung persidangan, Aminuddin mengungkapkan jika ada surat dari tim penasihat hukum terdakwa terkait permintaan sidang secara offline. Menurutnya, persidangan offline hanya akan memperlama masa persidangan karena terdakwa harus menjalani isolasi setelah keluar dari rutan.

"Karena ini keterkaitannya banyak. Untuk terdakwa berada di Wonosari kemudian kalau nanti keluar rutan yang saya alami di sini masuk lagi isolasi. Nah, kemudian untuk tim pengamanan maka perlu koordinasi," kata Aminuddin.

Aminuddin menanyakan hal tersebut kepada tim JPU. Tim JPU mengaku keberatan dengan permintaan tim PH Nani. "Keberatan yang mulia, karena saat ini masih pandemi (COVID-19)," jawab Tim JPU.

Aminuddin melanjutkan, terlebih saat ini masih dalam pelaksanaan PPKM Level 3. Selain itu, Aminuddin menilai persidangan online semata-mata untuk menjamin keselamatan Nani Aprilliani.

"Dan kedua kita ndak tahu keselamatan terdakwa bagaimana. Ketiga mengambil tahanan dari Wonosari apakah harus isolasi-isolasi, jadi itulah jawaban penuntut umum," katanya.

Simak juga video 'Jerat Pasal Pembunuhan Berencana untuk Nani Peracik Takjil Sianida':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya...