Woro-woro Slur, Gerbang Tol Pekalongan Bojong Akan Dibuka Besok

Robby Bernardi - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 16:58 WIB
Gerbang Tol Pekalongan, Bojong, Kabupaten Pekalongan akan dibuka besok, Jumat (26/8/2021).
Gerbang Tol Pekalongan, Bojong, Kabupaten Pekalongan akan dibuka besok, Jumat (26/8/2021). Foto: dok Pemalang Batang Toll Road (PBTR)
Kabupaten Pekalongan -

Setelah sempat tertunda, Gerbang Tol (GT) Pekalongan (Bojong), Jawa Tengah akan segera dibuka. Kasi Pelayanan Lalu Lintas PT PBTR, Nurudin Zakaria, mengatakan gerbang tol ini akan dibuka dan mulai difungsikan besok.

"Iya, insyaallah besok Jumat sudah resmi dibuka dan difungsikan. Namanya Gerbang Tol Pekalongan ya, bukan Bojong," ujar Nurudin saat dihubungi detikcom, Kamis (26/8/2021).

Gerbang Tol Pekalongan ini memiliki 2 exit tol dan 2 entrance. Nurudin menjelaskan, dengan dibukanya GT Pekalongan ini, maka Pemalang Batang Toll Road (PBTR) sepanjang 39,20 KM, mempunyai tiga GT yakni di Pemalang (Gandulan), GT Pekalongan (Bojong) dan GT Setono di Kota Pekalongan.

"Ini memang program dari PBTR dan Pemkab Pekalongan untuk membuat exit tol ini. Ini untuk mempersingkat akses warga yang menuju ke Kabupaten Pekalongan, Wiradesa (Pantura), Kedungwuni, maupun ke jalur selatan Banjarnegara (Dieng)," ucapnya.

Dia mengakui pembukaan Exit Tol Pekalongan ini molor dari jadwal sebelumnya yakni pada tahun 2020. Penundaan ini terjadi terkait proses pembebasan lahan dan pandemi Corona.

Diwawancara terpisah, Kapolres Pekalongan, AKBP Arief Fajar Satria, menjelaskan dengan dibukanya Exit Tol Pekalongan ini, tentunya dapat meringkas waktu perjalanan warga yang masuk maupun keluar Kabupaten Pekalongan.

"Selain itu tentu menciptakan iklim investasi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat dan juga percepatan ekonomi nasional khususnya pada Kabupaten Pekalongan," katanya.

Namun demikian, pihaknya meminta pada masyarakat di Kabupaten Pekalongan, agar tetap menaati peraturan lalu lintas di tol.

"Dan juga protokol kesehatan di tengah pendemi Corona seperti saat ini," lanjut Arief.

(sip/ams)