Kapolri Targetkan 100.000 Buruh di Soloraya Sudah Vaksin COVID Bulan Ini

Ragil Ajiyanto - detikNews
Minggu, 22 Agu 2021 15:47 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit ini bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin saat meninjau vaksinasi buruh di PT Pan Brothers Boyolali, Minggu (22/8/2021).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit ini bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin saat meninjau vaksinasi buruh di Boyolali (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali -

Vaksinasi virus Corona atau COVID-19 yang menyasar para buruh di Solo Raya terus digenjot. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menargetkan 100.000 buruh di Solo Raya sudah divaksin per Agustus ini.

"Jadi tadi kita sudah sepakat dan sampaikan khusus untuk buruh di wilayah Solo Raya, sampai akhir Agustus kita harapkan paling tidak 100.000 buruh sudah tervaksin," ujar Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, saat konferensi pers di PT Pan Brothers Tbk, Boyolali, Minggu (22/8/2021).

Kunjungan Listyo Sigit ini bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Peninjauan vaksinasi itu juga didamping oleh Panglima dan Kapolri didampingi oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, dan Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi. Usai vaksinasi, para buruh juga diberi bantuan sosial (bansos).

Tak hanya bagi buruh, vaksinasi COVID bagi masyarakat umum juga terus digencarkan. Dengan akselerasi vaksinasi ini, Sigit berharap sampai akhir Desember angka kasus COVD-19 bisa turun drastis.

"Dan tentunya nanti secara bertahap (vaksinasi) akan ditambahkan terus sehingga dari kebutuhan vaksin untuk masyarakat industri, untuk buruh-buruh yang memang menjadi pahlawan devisa bisa kita maksimalkan," kata Sigit.

Sementara itu Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, juga menargetkan proses testing dan tracing digencarkan untuk memutus kasus Corona. Hadi pun meminta warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) juga turut dipantau dinas terkait.

"Bagi yang masuk gejala ringan dan sedang, untuk dirawat di isoter (isolasi terpusat). Sedangkan yang isoman (isolasi mandiri) terus kita lakukan pendampingan agar mereka terus terpantau, sehingga bisa menekan kasus penularan COVID-19," ucap Hadi sembari mengingatkan agar tetap disiplin protokol kesehatan meski sudah divaksin.

Terpisah, Deputi GM HRM PT Pan Brothers Tbk, Yusi Hersanty, mengatakan program vaksinasi Corona hari ini diikuti 1.200 karyawan. Vaksinasi kepada para buruh di PT Pan Brothers Tbk, sudah dijalankan sejak pertengahan bulan Juli 2021 lalu.

"Dari pertengahan Juli (2021) lalu, capaiannya hingga saat ini 23.500 karyawan dan 5.000 masyarakat sudah tervaksin," ungkap Yusi.

Yusi menyebut hampir semua karyawannya sudah mendapatkan vaksin Corona dosis pertama. Dia menyebut vaksin dosis kedua masih dilakukan secara bertahap bagi total 25 ribu karyawan PT Pan Brothers Tbk di Jawa Tengah.

"Untuk dosis pertama, ini sudah hampir semua karyawan. Sudah 94 persen. Sedangkan untuk vaksin dosis kedua baru 15 persen," imbuh dia.

Salah seorang buruh, Puji Yaminah, mengaku lega sudah mendapatkan vaksin Corona atau COVID-19 ini. Puji mengaku sudah menunggu-nunggu untuk mendapatkan vaksin tersebut.

"Ya lega (sudah mendapat vaksin), karena setiap hari kan mobilitas dari rumah ke perusahaan agak jauh. Was-was juga, kapan ini dapat jatahnya vaksin. Sekarang sudah lega," kata Puji.

Menurut dia, vaksin untuk menjaga diri dari paparan virus Corona. Vaksinasi ini dia lakukan sebagai upaya ikhtiar agar terhindar dari wabah COVID ini.

"Vaksin untuk menjaga, karena memang menurut saya pribadi COVID-19 ini kan wabah mendunia. Jadi dengan ikhtiar vaksin ini semoga kita semua bisa segera terhindar dari wabah yang ada, Indonesia dan dunia pada umumnya bisa sehat kembali," harap dia.

(ams/ams)