Bulog Telah Salurkan Bansos 288 Ribu Ton Beras se-Indonesia

Vandi Romadhon - detikNews
Jumat, 20 Agu 2021 11:00 WIB
Perum Bulog Serahkan 5 Ton Beras Fortevit Kepada 12 Ponpes di Purbalingga, Jumat (20/8/2021)
Perum Bulog Serahkan 5 Ton Beras Fortevit Kepada 12 Ponpes di Purbalingga, Jumat (20/8/2021). (Foto: Vandi Romadhon/detikcom)
Purbalingga -

Perum Bulog menyebut telah menyalurkan 288 ribu ton beras bantuan sosial terkait Program Keluarga Harapan (PKH) seluruh Indonesia. Jumlah tersebut terbagi dalam dua tahap yakni 200 ribu ton pada tahap pertama dan 88 ribu ton tahap kedua.

"Jadi tahap pertama 200 ribu ton untuk seluruh Indonesia, tahap kedua selesai hari ini 88 ribu ton seluruh Indonesia," kata Direktur Human Capital Perum Bulog Purnomo Sinar Hadi setelah menyerahkan bantuan di Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Jumat (20/8/2021).

Sedangkan hari ini Perum Bulog menyalurkan bantuan 5 ton beras fortivit kepada 12 pondok pesantren di Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah. Sebelumnya Bulog juga telah mendistribusikan bantuan serupa untuk 22 daerah di Indonesia.

"Sampai hari ini sudah 22 kabupaten, Purbalingga menjadi kabupaten ke-23. Untuk jumlahnya tidak sama rata tergantung jumlah masyarakat dan kondisinya tapi minimal 5 ton per daerah," jelasnya.

Disinggung soal adanya temuan beras dari Bulog yang kurang baik kualitasnya, pihaknya memberikan penjelasan. Menurutnya semua beras yang disalurkan dari Bulog merupakan beras baru. Namun, adanya temuan itu disebabkan karena kendala faktor distribusi.

"Jadi kemarin yang di pemberitaan muncul itu sebenarnya bukan masalah berasnya yang jelek, tapi karena terdampak cuaca pada saat pembongkaran terkena hujan. Pada saat beras kena hujan pasti menggumpal," jelasnya.

Purnomo mengatakan selama ini adanya temuan beras yang kurang baik belum sampai diterima masyarakat. Karena, setelah pihaknya mendapat laporan langsung menarik kembali beras itu.

"Itu belum disalurkan, begitu ketahuan langsung ditarik, cuman sebelum ditarik sudah muncul diberbagai pemberitaan," pungkasnya.

Simak juga 'Bulog Ganti Beras Bansos Berbau-Berkerikil di Tasikmalaya':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/mbr)