Duh! 6 Kuintal Bawang Merah Milik Petani Klaten Dipanen Maling

Achmad Syauqi - detikNews
Jumat, 06 Agu 2021 11:15 WIB
Lahan bawang merah yang dicuri di Desa Manjung, Klaten, Jumat (6/8/2021).
Lahan bawang merah yang dicuri di Desa Manjung, Klaten, Jumat (6/8/2021). (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Ratusan kilogram bawang merah yang masih berada di ladang Desa Manjung, Kecamatan Ngawen, Klaten, Jawa Tengah dipanen oleh pencuri. Curhatan petani bawang merah yang menjadi korban diposting di media sosial.

Pemilik akun Barus Ind di Facebook menceritakan kejadian itu dengan menyertakan foto lahan bawang merah yang ludes dan selembar laporan polisi. "Memberi manfaat bagi orang lain, begitulah hakekat hidup manusia. Iklas? Ya harus iklas, karena kita yakin yg memanfaatkannya pasti sedang butuh. Selamat jalan kawan, bahagiakan tuanmu," tulis Barus Ind.

Curhatan yang ditulis Kamis (5/8) siang itu ramai dibicarakan di beberapa grup Facebook. Salah satunya di grup Facebook Geger Geden Wilayah Klaten yang disertai tulisan, "Semoga malingnya cepat tertangkap."

Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Klaten Utara AKP Sugeng Handoko mengatakan korban warga Desa Manjung sudah melapor ke polisi.

"Betul ada laporan kejadian itu. Kemarin korban sudah melapor dan ini kita penyelidikan," kata Sugeng kepada detikcom di kantornya, Jumat (6/8/2021).

Sugeng mengatakan pemilik ladang mengetahui bawang merahnya ludes pada Rabu (4/8) pagi. "Sebelumnya korban pukul 19.00 WIB masih sempat mengecek sawah. Tapi paginya pukul 07.00 WIB korban ke sawah lagi dan bawang sudah dicuri orang," jelas Sugeng.

Diwawancara terpisah, korban bernama Stanis Barus menceritakan tanaman bawangnya yang dicuri saat tanaman sudah hampir panen. Di ladangnya itu ada tiga baris petak tanaman bawang merah. Dia menduga pencurian terjadi pada malam hari.

"Tanaman kurang satu minggu mau panen, sudah beberapa penebas nawar tapi harga belum cocok. Ini diambil malam-malam, " kata Barus pada wartawan.

"Yang diambil kurang lebih 500 tanaman dan kalau dihitung sekitar 6 kuintal lah. Kerugian material Rp 10 juta-Rp 12 juta, tapi gelo-nya (kecewanya) yang kadang membuat tidak kontrol," sambung Barus.

Jenis bawang yang raib digondol maling itu merupakan jenis Thailand Nganjuk. Barus merasa yakin, pencurinya memiliki pengalaman karena bawang-bawang yang tak layak tak ikut dicuri.

"Ini pencuri yang memiliki jam terbang. Bawang yang tidak layak ditinggal, asumsi saya ini berpengalaman dan menyelesaikan baris tanaman seperti panen beneran," jelas Barus.

(sip/mbr)