Saling Kejar, Pemotor Tewas Tabrak Pohon di Yogya

Heri Susanto - detikNews
Sabtu, 31 Jul 2021 21:34 WIB
Ilustrasi Kecelakaan
Foto: Ilustrasi kecelakaan (Andhika Akbarayansyah)
Yogyakarta -

Seorang pemotor inisial A (14), tewas setelah menabrak pohon di Jalan AM Sangaji, Kota Yogyakarta. Polisi menyebut korban sebelumnya terlibat saling kejar dengan rombongan pemotor lain.

Kasubag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja menjelaskan, peristiwa itu terjadi Sabtu (31/7) dini hari sekitar pukul 03.10 WIB.

"Dari kronologi kejadian, sepeda motor matik yang dikendarai korban beserta saksi mengendarai dengan memacu gas kendaraan mencari rombongan yang bleyer-bleyer. Sesampainya di Jalan AM Sangaji, diduga karena panik pengendara kehilangan kendali sehingga oleng ke arah kanan dan terjadi benturan dengan pohon perindang sebelah sisi barat jalan," kata Timbul saat dihubungi wartawan, Sabtu (31/7/2021).

"Pengendara meninggal dunia di TKP selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara, pembonceng inisial R mengalami luka-luka dibawa ke RS Bethesda," kata Timbul.

Ia mengungkapkan, peristiwa itu berawal ketika A dan R, serta dua temannya berada di warung burjo Jalan Monjali, Mlati, Sleman. Saat itu selesai makan korban nongkrong bersama ketiga rekannya, kemudian ada pengendara motor yang melintas dan memainkan gas motor atau bleyer.

Korban bersama tiga rekannya itu lantas mencari rombongan tersebut dengan mengendarai dua sepeda motor ke arah selatan.

"Bersamaan dengan itu dari arah selatan ke arah utara di seputaran simpang empat jalan baru Mlati Sleman melaju rombongan 10 sepeda motor matik. Saat berpapasan beberapa pengendara rombongan motor matik berteriak 'kae wonge'. Selanjutnya berbalik arah mengejar pengendara korban beserta saksi," jelasnya.

Hingga akhirnya, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi. Tim Reskrim Polresta Yogyakarta kemudian mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti motor korban serta menemukan benda tajam di lokasi.

"Saat ini kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan CCTV. Mudah-mudahan segera terungkap," kata Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riko Sanjaya, saat dihubungi secara terpisah.

(rih/rih)