Petugas Kesulitan Atur Jaga Jarak Saat Vaksinasi Napi Lapas Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 12:14 WIB
Vaksinasi napi Lapas Kedungpane, 28/7/2021
Vaksinasi napi Lapas Kedungpane, Semarang. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Sebanyak 1.500 narapidana atau warga binaan di Lapas Kelas 1 A Kedungpane Semarang hari ini mulai menjalani vaksinasi. Namun petugas mengaku kesulitan mengatur para napi untuk jaga jarak selama jalannya vaksinasi.

Vaksinasi dilakukan di dalam area lapas. Kepala Kanwil Kemenkumham, Yuspahruddin, menjelaskan protokol kesehatan sudah diupayakan dilakukan, namun untuk jaga jarak cukup sulit karena kondisi lapas overload atau kelebihan kapasitas.

"Untuk protokol kesehatan, memakai masker, cuci tangan, kita siapkan. Tetapi ketika jaga jarak, tidak bisa dilaksanakan karena sudah over kapasitas. Di lapas Semarang ini harusnya 600 orang sekarang diisi 1.600 orang," jelas Yuspahruddin di Lapas Kedungpane Semarang, Rabu (28/7/2021).

"Jadi dengan dilaksanakan vaksinasi mudah-mudahan warga binaan di seluruh lapas nanti akan terselamatkan dan terjaga kesehatannya terhadap terpaparnya COVID-19, " imbuhnya.

Di Lapas Kedungpane Semarang ada 1.500 napi yang akan menjalani vaksinasi selama dua hari, 28 dan 29 Juli 2021. Sedangkan sisanya belum bisa divaksin karena terkendala penyakit bawaan atau komorbid.

"1.500 warga binaan divaksin dua hari ini, nanti dilanjut vaksinasi di lapas perempuan dikoordinasi oleh Polda Jateng," ujarnya.

Vaksinasi napi Lapas Kedungpane, 28/7/2021Vaksinasi napi Lapas Kedungpane, 28/7/2021 (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Sementara itu dari pantauan di lokasi, proses vaksinasi berjalan cukup tertib mulai dari antrean, screening, penyuntikan, dan observasi pascapenyuntikan. Beberapa sempat terlihat khawatir dan ketakutan tapi mereka tetap harus menjalaninya.

Untuk total warga binaan di Jateng ada 13.800 orang yang akan menjadi target vaksinasi. "Mudah-mudahan berjalan lancar dan wilayah lain nanti ada Ambarawa, Brebes, Pekalongan, Sragen, Kudus, Boyolali, Demak, Pati hingga semuanya. Itu kerja sama Kodim dan Polres," jelas Yuspahruddin.

(mbr/ams)