BOR Isolasi Terpusat Kota Tegal Rendah, Warga Pilih Isoman di Rumah

Imam Suripto - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 16:49 WIB
Rusunawa Tegalsari, tempat isolasi terpusat pasien COVID-19 di Kota Tegal, Jawa Tengah.
Rusunawa Tegalsari, tempat isolasi terpusat pasien COVID-19 di Kota Tegal, Jawa Tengah (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Kota Tegal -

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di lokasi isolasi terpusat pasien COVID-19 di Kota Tegal, Jawa Tengah, rendah. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal mengungkap pasien banyak yang isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, Sri Primawati Indraswari, menjelaskan tingkat occupancy di tempat isolasi terpusat sangat rendah, padahal jumlah warga yang menjalani isolasi mandiri masih cukup banyak. Data yang dihimpun Dinkes Kota Tegal menyebut, warga yang menjalani isoman saat ini mencapai 512 orang.

"Jumlah warga isoman di Kota Tegal masih banyak, 512 orang. Tapi BOR di dua tempat isolasi terpusat sangat rendah. Di Rusunawa hanya 40 persen dan GOR sangat sedikit, 10,9 persen," kata Primawati kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).

Primawati menjelaskan, dua tempat yang dipakai untuk isolasi terpusat masing-masing Rusunawa Tegalsari dan GOR Tegal Selatan. Rusunawa memiliki kapasitas 80 bed dan GOR memiliki 55 bed.

Dari 80 bed yang ada di Rusunawa, hanya terisi 32 bed atau 40 persen. Untuk GOR Tegal Selatan, dari 55 bed hanya terisi 6 bed atau 10,9 persen.

Primawati mengungkap, rendahnya tingkat keterisian bed ini disebabkan warga tidak mau menjalani isolasi di dua tempat tersebut. Mereka lebih memilih isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Banyak yang isolasi mandiri di rumah, tidak mau isolasi terpusat. Mungkin lebih nyaman ya, tapi kalau saya sih mengimbau isolasi di tempat terpusat saja supaya lebih terjamin. Tidak usah ke mana-mana pasti dapat makanan sehari tiga kali dan snack dan dapat pemeriksaan kesehatan rutin," ungkap Primawati.

Isolasi di rusunawa atau GOR, sambung Priimawati, justru akan mempermudah dalam pemantauan dan pemeriksaan. Karena di isolasi terpusat selalu dijaga petugas medis yang selalu melayani pasien.

(rih/ams)