Alert! BOR Isolasi Corona di Kabupaten Magelang Capai 90 Persen

Eko Susanto - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 15:38 WIB
Poster
Ilustrasi nakes Corona (Foto: Edi Wahyono)
Magelang -

Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan pasien virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mencapai 90,13 persen. Salah satu rumah sakit rujukan bahkan penuh terisi pasien.

"BOR kita memang masih tinggi. Jadi kadang 80, 82, 85 (persen). Sampai kemarin Senin (26/7), ada peningkatan yang tinggi 90 persen," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, kepada wartawan, Selasa (27/7/2021).

Untuk diketahui, total tempat tidur (TT) pasien COVID di Kabupaten Magelang yakni 152 bed. Dari jumlah tersebut, terisi 137 bed atau BOR 90,13 persen.

Berdasarkan data ketersediaan isolasi dan okupansi RS per Senin (26/7), ke-137 pasien itu sebanyak 122 orang di antaranya dirawat di bangsal isolasi, dan 15 orang sisanya dirawat di ICU/HCU. Sementara itu, rumah sakit rujukan COVID-19 di Kabupaten Magelang terdiri RSUD Muntilan, RSD Merah Putih, RS Aisyiyah Muntilan, dan RSU Syubbanul Wathon.

Dari seluruh RS Rujukan tersebut, tingkat keterisian 38 bed pasien COVID di RS Aisyiyah Muntilan penuh. Untuk mengatasi tingginya BOR ini, Nanda mengatakan pihaknya sedang mengupayakan penambahan bed, salah satunya di RSD Merah Putih dengan 27 bed.

"Kita sedang mengupayakan agar tempat tidur di rumah sakit ini bisa tambah, salah satunya di Rumah Sakit Merah Putih. Kita upayakan ada penambahan 27 tempat tidur. Ini harapan kita dengan penambahan ini didukung dengan penambahan tenaga kesehatan sehingga mampu mengantisipasi terjadi pelonjakan pasien yang harus dirawat di rumah sakit," tuturnya.

Penambahan tempat tidur, kata Nanda, merupakan opsi yang diutamakan untuk menangani pandemi Corona ini.

"Saya kira ini opsi yang menurut kita harus diutamakan dalam rangka untuk menangani situasi yang memang tidak mudah. Di mana Rumah Sakit Merah Putih, Rumah Sakit Umum Daerah Muntilan dan beberapa rumah sakit swasta ini juga terus berupaya memaksimalkan, tetapi memang kendalanya di tenaga kesehatan," ujarnya.

Nanda pun mengimbau kepada warga Kabupaten Magelang agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Kemudian, juga mengurangi mobilitas.

"Kita mengimbau kepada seluruh warga masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dengan sangat ketat," katanya.

(ams/rih)