Cek Isolasi dan Vaksinasi Corona di Donohudan, Ini Pesan Panglima TNI

Ari Purnomo - detikNews
Minggu, 25 Jul 2021 16:28 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau isolasi dan vaksinasi COVID-19 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu (25/7/2021)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau isolasi dan vaksinasi COVID-19 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu (25/7/2021) Foto: Ari Purnomo/detikcom
Boyolali -

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), siang ini. Selain melihat persiapan rumah sakit darurat, Hadi juga menyempatkan berbincang dengan pasien yang diisolasi di Donohudan.

Dalam kunjungan itu, Hadi bertanya soal pemberian obat terapi COVID kepada para pasien. Tak hanya itu, Hadi juga menanyakan soal kunjungan dokter atau tenaga kesehatan (nakes) untuk memantau kondisi pasien.

"Iya sudah dilaksanakan," jawab salah seorang pasien COVID kepada Hadi seperti terdengar via speaker di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu (25/7/2021).

Hadi juga terdengar menanyakan soal makanan pendukung yang diberikan kepada pasien COVID yang dijawab dengan pemberian makan tiga kali sehari. Usai mendengar jawaban pasien itu, tak lupa Hadi pun mendoakan kesembuhan pasien tersebut.

"Bapak dan Ibu semoga segera sembuh, pulih," katanya.

Hadi juga meminta kepada para pasien COVID di Donohudan agar menyampaikan kepada saudara, tetangga di kampung halaman agar menjalani isolasi terpusat jika merasakan gejala COVID-19.

"Saya ingin bapak-ibu, kirim WA jika ada saudara yang bergejala dan sudah dites swab antigen PCR, suruh ke sini (Donohudan) untuk isolasi. Sudah bapak dan ibu sekalian mudah-mudahanan lekas sembuh," ucap Hadi.

Sebelum meninggalkan lokasi, Hadi juga menyempatkan meninjau vaksinasi yang digelar di Donohudan. Hadi mendatangi warga yang mengantre di bawah tenda yang sudah disiapkan sembari mengingatkan pentingnya menrapkan disiplin protokol kesehatan (prokes).

"Tetap gunakan masker, karena masker mencegah penyebaran hingga 95 persen," pesan Hadi.

(ams/ams)