Peningkatan Harian Tinggi, Bantul Tambah Bed Pasien COVID-19

Pradito Rida Pertana - detikNews
Sabtu, 24 Jul 2021 21:02 WIB
Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) di Bambanglipuro, Bantul
Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) di Bambanglipuro, Bantul. (Foto: Pradito R Pertana/detikcom)
Bantul -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bantul segera menambah kapasitas tempat tidur isolasi COVID-19 di Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, DIY. Selain itu, penambahan bed juga dilakukan di rumah sakit rujukan COVID-19 di Bantul.

Kepala Dinkes Bantul, Agus Budi Raharja, mengatakan bahwa kasus harian COVID-19 di Bantul fluktuatif namun lebih condong ke peningkatan kasus harian. Karena itu, pihaknya harus menambah bed isolasi pasien COVID-19.

"Alhamdulillah kemarin Deputi dari Kemenko Marves mengunjungi sini (RSLKC) dan diskusi. Akhirnya sepakat untuk menambah kapasitas tempat tidur rumah sakit rujukan (COVID-19) dan RSLKC di Bantul," katanya saat ditemui di RSLKC Bantul, Sabtu (24/7/2021).

"Nantinya ruang isolasi bertambah 30 bed, jadi sekarang 50 besok menjadi 80," imbuhnya.

Menurut Agus, realisasi penambahan akan dilakukan sesegera mungkin. Menurutnya penambahan bed akan selesai 2 pekan ke depan.

"Tadi sudah vicon dengan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR dan segera insyaallah paling lambat 2 pekan sudah bisa dilakukan penambahan di RSLKC," katanya.

Penambahan bed juga akan terealisasi di seluruh rumah sakit rujukan COVID-19 di Bantul. Mengingat semakin hari penambahan kasus COVID-19 di Bantul cukup signifikan.

"Penambahan juga dilakukan di (Rumah Sakit Panembahan) Senopati terutama untuk menambahkan ICU dan yang merawat pasien COVID-19," ucapnya.

Diberitakan, sebelumnya, Dinkes Bantul menyebut tingkat keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) isolasi pasien COVID-19 mencapai 93,27%. Sedangkan untuk BOR perawatan intensif atau critical bed sudah penuh.

"Untuk BOR isolasi yang tersedia di rumah sakit rujukan COVID-19 ada 342 dan saat ini terpakai 319. Jadi BOR isolasi 93,27 persen," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Bantul Sapta Adisuka Mulyatno saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/7).

Sedangkan untuk BOR perawatan intensif, Sapta mengaku sudah penuh. Hal itu karena masih banyak pasien COVID-19 yang bergejala sedang hingga berat.

"Kalau untuk (tempat tidur) perawatan intensif ada 38 dan terisi semua. Jadi untuk BOR intensif sudah 99,99 persen," ujarnya.

(mbr/mbr)