Terpopuler Sepekan di Jateng

Kades di Klaten Angkut Peti Mati Pakai Motor Dinas: Biar Gak Kelamaan

Achmad Syauqi - detikNews
Sabtu, 24 Jul 2021 09:50 WIB
Kades di Klaten angkut peti mati pakai motor, Selasa (20/7/2021).
Kades di Klaten angkut peti mati pakai motor. (Foto: Tangkapan layar media sosial)
Klaten -

Sebuah foto sepeda motor pelat merah mengangkut peti mati, viral di media sosial. Sepeda motor tersebut merupakan sepeda motor dinas Kades Birit, Kecamatan Wedi, Klaten, Jawa Tengah.

Foto sepeda motor pengangkut peti mati itu kali pertama diunggah oleh akun Facebook Tuginem Spd di grup ISK Info Seputar Klaten. Unggahan dilakukan Senin (19/7) sekitar pukul 21.00 WIB dan hanya disertakan satu foto. Terlihat sepeda motor matic warna merah dengan plat merah dan di atas jok terdapat peti mati berbungkus kain putih.

Peti mati besar tersebut diikat dengan tali di jok belakang sepeda motor yang terparkir di depan rumah warga. Di dalam foto tidak ada satupun gambar manusia, hanya sepeda motor parkir di halaman dan tidak ada aktivitas di sekitarnya.

Dalam postingan disertai keterangan sebagai berikut:
"Sekilas ini hanyalah foto biasa. Aku lihat unggahan seorang teman di laman Facebook nya. Tertarik dengan platnya, aku bertanya padanya dan kisah di balik foto ini. Ini motor Pak Lurah Birit. Ada salah satu warga beliau yang meninggal dunia. Karena sulitnya mencari peti jenazah beliau putar-putar cari toko dengan hanya menggunakan motor dinasnya. Alhasil, ketika beliau mendapatkan toko, beliau memutuskan untuk langsung membawanya sekalian. Pengabdian totalitas tanpa batas. Salut......semoga semua kepala desa memiliki jiwa seperti ini. Salam hormat saya Pak Lurah...Terimakasih sudah memberikan teladan yang baik bagi masyarakat..

Selama 12 jam setelah diunggah, postingan tersebut direspons sebanyak 4.507 kali dengan 647 komentar dan dibagikan ulang 65 kali. Mayoritas netizen menanggapi positif foto tersebut.

Akun Bambang*** menuliskan komentar, "Ini patut dicontoh..biasane gur kongkon (ini patut dicontoh.. biasanya cuma perintah)". Kemudian akun Wis*** menulis, "Nah gitu dong kan jadi berkah."

Saat dimintai konfirmasi, pemilik akun Tuginem menceritakan foto yang dia posting itu berasal dari temannya.

"Itu awalnya yang posting teman saya. Terus saya tanya latar belakangnya, ternyata ada warga yang meninggal dan masyarakat sudah mencari peti kesana kemari habis semua, " sebut Tuginem pada detikcom, Selasa (20/7).

Yang dia ketahui, karena warga kesulitan mendapatkan peti mati maka kades itu pergi ke Pasar Kembang. Pasar Kembang yang dia maksud berada di Kecamatan Kemalang.

"Padahal kan Birit itu di Kecamatan Wedi, sampai cari di Kemalang itu sangat jauh. Lega sudah dapat peti itu beliau langsung bawa sendiri supaya tidak kelamaan dan ternyata uang untuk beli peti itu katanya adalah uang pribadi," sambung Tuginem.

Selanjutnya: penjelasan kades terpaksa agkut peti mati pakai motor dinas