Bed Isolasi Corona di Rusunawa Tinggal 5, Pemkot Tegal Siapkan GOR

Imam Suripto - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 18:01 WIB
GOR di Tegal selatan yang disiapkan menjadi lokasi isolasi Corona, Jumat (25/6/2021).
GOR di Tegal selatan yang disiapkan menjadi lokasi isolasi Corona, Jumat (25/6/2021). (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Kota Tegal -

Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di lokasi isolasi penderita virus Corona atau COVID-19 terpusat Rusunawa Tegalsari, Kota Tegal, Jawa Tengah kini nyaris penuh. Mengantisipasi lonjakan pasien, Pemkot Tegal menyiapkan gedung olahraga (GOR) di Tegal selatan untuk menjadi lokasi isolasi pasien virus Corona.

"Dari kapasitas 80 bed (di Rusunawa Tegalsari), saat ini sudah terisi 75. Untuk mengantisipasi kekurangan tempat tidur, Pemerintah Kota Tegal telah menyiapkan tempat isolasi terpusat kedua di Gedung Olah Raga (GOR) Tegal Selatan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari, usai meninjau GOR, Jumat (25/6/2021).

GOR Tegal Selatan ini disebut memiliki 70 tempat tidur dengan fasiltas ruangan ber-AC. Sri menjelaskan GOR Tegal Selatan ini juga akan dipersiapkan untuk bisa menerima pasien orang tanpa gejala (OTG) hingga pindahan dari rumah sakit. Terutama pasien COVID-19 yang kondisinya sudah membaik tapi belum diperbolehkan pulang.

GOR di Tegal selatan yang disiapkan menjadi lokasi isolasi Corona, Jumat (25/6/2021).GOR di Tegal selatan yang disiapkan menjadi lokasi isolasi Corona, Jumat (25/6/2021). Foto: Imam Suripto/detikcom

"Sebelum pasien masuk nanti kita observasi dulu. Selain OTG, GOR ini bisa menampung pasien pindahan dari rumah sakit," ungkap Sri.

GOR di Tegal selatan yang disiapkan menjadi lokasi isolasi Corona, Jumat (25/6/2021).GOR di Tegal Selatan yang disiapkan menjadi lokasi isolasi Corona, Jumat (25/6/2021). Fasilitas GOR ini dilengkapi ruangan ber-AC dan siap menampung pasien OTG maupun pindahan dari rumah sakit. Foto: Imam Suripto/detikcom

Sementara itu, kasus positif virus Corona di Kota Tegal hingga hari ini pukul 16.00 WIB sebanyak 2.775. Terdiri dari 59 orang dirawat, 242 orang menjalani isolasi mandiri, 2.306 sembuh dan 168 orang meninggal dunia.

(sip/ams)