Cerita Relawan Susur Sungai Demi Makamkan Pasien Corona di Wonogiri

Andika Tarmy - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 20:12 WIB
Video pemakaman diduga pasien COVID-19 di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, ramai diperbincangkan. Dalam video tersebut, tampak petugas berpakaian APD lengkap harus menyeberangi sungai, melewati pematang sawah hingga berjalan sejauh satu kilometer untuk memakamkan pasien positif COVID-19.
Potret pemakaman jenazah Corona: Seberangi sungai-lewati persawahan (Foto: dok BPBD Wonogiri)
Wonogiri -

Video sejumlah petugas memakai alat pelindung diri (APD) menyusuri sungai sambil memanggul jenazah diduga pasien COVID-19 di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, jadi sorotan. Salah seorang relawan, Zaenal Mustofa, mengungkap pengalamannya memakamkan pasien COVID-19 di Wonogiri.

"Saya ikut jadi personel pemakaman, ikut manggul peti. Itu (video) pemakamannya dilakukan Rabu (23/6) kemarin," ujar Zaenal yang merupakan anggota tim SAR MTA itu, saat dihubungi detikcom, Kamis (24/6/2021).

Zaenal menyebut pemakaman pasien COVID-19 dalam video itu memang mengharuskan dia dan relawan lainnya menyusuri sungai dan melintasi pematang sawah. Meski begitu, rute tersebut dinilai merupakan jalur alternatif yang terdekat menuju ke permakaman.

"Itu jalur paling dekat, paling mudah dilewati. Ada alternatif jalan lain tapi memutar dua kilometer dan jalannya lebih ekstrem," terang Zaenal.

Sebelum masuk ke areal persawahan, Zaenal dan relawan lainnya harus menyeberangi sungai selebar hampir 50 meter. Beruntung debit sungai kala itu tidak tinggi sehingga petugas tidak kesulitan saat menyeberang.

"Sungai (lebarnya) sekitar 50 meter. Itu aliran sungai yang masuk ke Waduk Gajah Mungkur. Itu pas nggak banjir, jadi airnya hanya setinggi lutut," urainya.

Zaenal justru merasa kesulitan saat melewati persawahan. Pematang yang sempit serta medan yang licin berisiko membuat relawan terjatuh.

"Kesulitannya di area sawah itu sama masuk ke makam. Medannya licin, jalurnya sempit kanan-kiri sawah," kata dia.

Perjuangan para relawan pemakaman COVID-19 itu pun berlangsung selama 30 menit. Meski diakui berat, Zaenal mengaku dia dan relawan lainnya sudah terbiasa dengan medan ekstrem itu.

"Alhamdulillah sudah biasa, tidak ada kendala," ujar Zaenal.

Sebelumnya diberitakan, video pemakaman diduga pasien virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, jadi sorotan. Dalam video itu tampak petugas mengenakan alat pelindung diri (APD) menyusuri pematang sawah hingga menyeberangi sungai untuk memakamkan jenazah.

Dalam video berdurasi sekitar 6 menit itu tampak belasan relawan berpakaian APD lengkap menurunkan satu peti dari ambulans. Peti jenazah itu kemudian dipanggul oleh enam petugas, sementara empat petugas lain terlihat membawa perlengkapan pemakaman.

Dalam video itu juga terlihat jalur yang dilalui menuju permakaman cukup ekstrem. Petugas harus menyeberangi sungai sembari memanggul peti jenazah hingga melewati pematang sawah yang sempit.

(ams/rih)