Bupati dan Walkot se-Solo Raya Rapat Tatap Muka Bahas PPKM

Ari Purnomo - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 14:12 WIB
Kepala daerah se-Solo Raya rapat bahas PPKM di Makorem 074/Warastratama, Solo, Kamis (24/6/2021).
Kepala daerah se-Solo Raya rapat bahas PPKM di Makorem 074/Warastratama, Solo, Kamis (24/6/2021). (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) se-Solo Raya mengadakan pertemuan di Makorem 074/Warastratama, Solo, hari ini. Kepala daerah se-eks Karesidenan Surakarta ini membahas mengenai aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Tujuan pertemuan ini adalah menginginkan kesepakatan aturan yang akan dikeluarkan oleh kepala daerah se-Solo raya. Jadi nanti aturan yang diberlakukan tidak hanya berlaku di daerah tertentu saja," terang Danrem 074/Warastratama, Surakarta, Kolonel Inf Deddy Suryadi kepada wartawan usai pertemuan, Kamis (24/6/2021).

Deddy menjelaskan wilayah Solo Raya mempunyai keberagaman dan keterkaitan satu sama yang lain. Maka dari itu, aturan yang akan dikeluarkan nantinya diharapkan dapat berjalan baik di setiap wilayah.

"Solo Raya memiliki keberagaman dan keterkaitan dengan daerah-daerah tertentu saling berhubungan. Memiliki kesepakatan untuk menjalankan instruksi dari pusat, khususnya pada pembatasan menghadapi pandemi COVID-19," urainya.

Ada beberapa poin yang dibahas dalam pertemuan kali ini. Di antaranya pembatasan mengenai operasional tempat wisata, pertokoan, mal serta pasar tradisional.

"Kemudian soal hajatan, selama ini ada yang dibatasi, ada yang hanya ambil makan terus pulang. Angkringan ada yang bukanya pagi dan malam, jam operasional itu yang harus diatur. Sehingga antardaerah itu tidak menimbulkan kecemburuan sosial," kata Deddy.

Dengan adanya aturan yang sama di setiap daerah ini diharapkan dapat menekan laju kasus penyebaran virus Corona. Mereka menagetkan angka kasus Corona akan semakin menurun pada pekan depan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono menilai seluruh kepala daerah se-Solo Raya sudah kompak dalam menekan penyebaran COVID-19.

"Sudah selesai wali kota, bupati se-Solo Raya kompak menekan laju COVID-19. Tetap posisi tenang dan berdoa. Pasien tertangani dengan baik, pemerintah hadir dan mendampingi semua. Media harus beri narasi yang baik," ungkapnya.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menambahkan ada beberapa aturan yang sudah tercetus dalam pertemuan itu. Hanya saja dirinya memang belum menandatanganinya.

"Jam operasional, mal, warung dan lain sudah dibahas yang penting bisa kompak. Semua kepala daerah kumpul kompak agar aturan yang kita bikin ini tidak beda dan jalan sendiri-sendiri. Tapi tadi saya belum menandatanganinya," tuturnya.

(sip/ams)