Round-Up

Genting! 8 Situasi Ini Terjadi di Jateng-DIY Saat Dirundung Corona

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 07:27 WIB
Poster
(Foto: Edi Wahyono)
Yogyakarta -

Lonjakan kasus COVID-19 di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin mengkhawatirkan. Hal tersebut berdampak pada penuhnya rumah sakit, stok oksigen kosong, hingga sejumlah pembatasan kegiatan masyarakat.

Berikut sejumlah dampak Lonjakan kasus COVID-19 yang menggila di Jateng-DIY:

Stok oksigen di agen Yogyakarta kosong

Kebutuhan oksigen di rumah sakit semakin tinggi menyusul banyaknya pasien COVID-19. Suplai oksigen dari distributor pun diprioritaskan ke rumah sakit, sehingga stok oksigen di agen kini mengalami kekosongan.

"Sejak Senin (21/6) tempat saya sudah kosong. Tidak ada suplai," kata pemilik Abadi Oksigen, Priyo Bowo, saat dihubungi detikcom, Rabu (23/6/2021).

Priyo menjelaskan, sudah ada 25 konsumen yang mengantre untuk mendapatkan oksigen. Tapi, saat dirinya menanyakan ke distributor, tak mendapatkan jawaban pasti akan mendapatkan jatah.

Antre isolasi pakai mobil

Puluhan pasien positif COVID-19 mengantre menggunakan mobil pribadi hingga angkutan umum untuk bisa dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewondo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Hal ini diakibatkan karena penuhnya ruang isolasi runah sakit.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB, Rabu (23/6/2021), antrean pasien Corona terlihat di sekitar ruang IGD RSUD Soewondo, Pati. Mereka yang tak memiliki mobil pun ada yang rela mengantre di kursi tunggu.

3 RS di Brebes penuh

Tiga rumah sakit rujukan COVID-19 di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, saat ini tidak bisa menerima pasien Corona karena semua bed isolasi sudah terisi penuh. Tingkat keterisian atau bed occupancy rate (BOR) sudah 100 persen.

Salah satunya RSUD Brebes, terdapat 159 bed khusus COVID-19 yang semuanya sudah terisi pasien. Jumlah bed itu sudah termasuk bed tambahan sebanyak 51. Mereka berupaya menambah hingga 46 tempat tidur.

Wagub Jateng terpapar COVID-19

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin positif virus Corona atau COVID-19. Saat ini Gus Yasin dirawat di RSUP dr Kariadi, Semarang.

"Alhamdulillah sudah enak dan sudah diperbolehkan isolasi mandiri, saya lagi di rumah sakit Kariadi bersama dengan Mas Mahardika, bapak beliau, orang tua beliau salah satu tim kesehatan untuk penanganan COVID-19 di Jawa Tengah," kata Gus Yasin dalam video yang diunggah di akun Instagram @tajyasinmz, Rabu (23/6/2021) pukul 17.45 WIB.



Selanjutnya: Jateng larang perjalanan dinas

Simak juga 'Covid-19 Meluas, 13 Kabupaten/Kota di Jateng Jadi Zona Merah':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2