Lonjakan Kasus COVID-19

Isolasi RSUD Pati Penuh, Puluhan Pasien Antre dan Ada yang di Mobil!

Arif Syaefudin - detikNews
Rabu, 23 Jun 2021 18:17 WIB
Antrean pasien Corona atau COVID-19 di IGD RSUD Soewondo, Pati, Rabu (23/6/2021).
Antrean pasien Corona atau COVID-19 di IGD RSUD Soewondo, Pati, Rabu (23/6/2021). Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Pati -

Puluhan pasien positif virus Corona atau COVID-19 mengantre di mobil untuk bisa masuk ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewondo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Ada yang mengantre menggunakan mobil pribadi hingga angkutan umum.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB tadi, antrean pasien Corona terlihat di sekitar ruang IGD RSUD Soewondo, Pati. Mereka yang tak memiliki mobil pun ada yang rela mengantre di kursi tunggu.

"Sampai hari ini, laporan yang kami terima, ketersediaan bed isolasi di Soewondo semuanya sudah penuh. Terbukti dengan 30-an pasien yang antre di IGD," kata Wakil Direktur Bagian Pelayanan RSUD Soewondo, Joko Subiyanto, saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu (23/6/2021).

Joko menyebut total kapasitas bed ruang isolasi di RS Soewondo ada sebanyak 123. Semuanya saat ini telah terpakai. Di sisi lain, penggunaan ruangan biasa untuk ruang perawatan isolasi butuh persiapan yang cukup panjang. Ia pun mengharap maklum dari para pasien karena keterbatasan kondisi tersebut.

"Kalau ada ruang yang 1 atau 2 bed kosong, karena peruntukannya spesifik. Misalnya ada ruang bayi kosong, tapi kan nggak bisa diisi untuk yang dewasa. Untuk yang kebidanan, atau kandungan, hari ini pun juga sudah full. Jadi total kami punya bed isolasi itu 123, itu kondisinya sudah penuh dengan antrean di IGD 30 tadi," terangnya.

"Tentang kendala yang sampai saat ini berat di kami adalah tentang ketenagaan yang utama. Baik dari tempat isolasi itu kan standarnya berbeda dengan tempat perawatan untuk pasien biasa. Tentang jumlah tenaga harusnya lebih banyak. Jam kerjanya pun harusnya siklusnya lebih pendek. Dari tenaga itu pun ada yang terpapar bisa dibilang lumayan banyak. Jadi kecukupan tenaga ini yang kami rasakan butuh bantuan. Baik dari perawat, bidan, termasuk dokter umum juga," imbuhnya.

Tonton juga Video: Suasana Kampung di Pati Usai 56 Warganya Kena Corona

[Gambas:Video 20detik]



(rih/sip)