Viral Video Gerombolan Gadis ABG Mabuk Umpat Polisi di Sleman

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 16:01 WIB
Viral gerombolan gadis ABG mabuk dan umpat polisi di Sleman.
Viral gerombolan gadis ABG mabuk dan umpat polisi di Sleman. Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom
Sleman -

Viral video gerombolan gadis ABG mabuk dan mengumpat polisi di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Video bermuatan konten asusila dan ujaran kebencian itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram @cetul.22.

Dalam video itu, tampak gerombolan gadis ABG yang tengah berada di tempat hiburan malam. Saat itu, terlihat ada polisi yang hendak membubarkan kegiatan karena sudah melebihi jam operasional tempat hiburan saat pandemi Corona.

Akan tetapi, karena tidak terima ABG itu merekam video dan melontarkan kata-kata yang mengandung unsur asusila. Selain itu, dalam video juga terdapat tulisan yang menghina instansi kepolisian.

Video itu awalnya diunggah melalui IG story di akun Istagram salah satu ABG yakni @_alyasoyyy. Kemudian story itu menyebar luas di beberapa akun media sosial Instagram dan membuat polisi turun tangan.

Wadir Krimsus Polda DIY AKBP FX Endriadi menjelaskan video viral itu terjadi pada Minggu (20/6) malam di tempat hiburan malam di Sleman. Polisi saat ini telah menemukan ABG yang ada di video itu dan telah dimintai keterangan.

"Kita lakukan penyelidikan dan penelusuran oleh Subdit Cyber, sehingga kita bisa menemukan pengunggah video tersebut. Ini berpotensi pelanggaran UU ITE," kata Endriadi di Mapolda DIY, Selasa (22/6/2021).

Viral gerombolan gadis ABG mabuk dan umpat polisi di Sleman.Viral gerombolan gadis ABG mabuk dan umpat polisi di Sleman. (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)

Ia menuturkan ada empat orang yang dimintai klarifikasi dan ada yang masih di bawah umur. Keempat perempuan itu yakni berinisial AH (16), DP (15), SS (18), dan AY (24). Semuanya merupakan warga Kabupaten Sleman.

"Minggu (20/6) malam kita sudah bisa mengidentifikasi para peng-upload tersebut. Kemudian hari Senin (21/6) siang kita sudah bisa minta klarifikasi keterangan dari pemilik akun Instagram tersebut," ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui ABG dalam video itu terpengaruh minuman keras.

"Mereka lakukan itu karena terpengaruh karena ketidaksengajaan. Pengakuannya terpengaruh oleh minum minuman keras," ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto menjelaskan ada beberapa video yang ditelusuri oleh polisi. Dijelaskan Yuli, isi konten video itu diduga melanggar UU ITE.

"Potensi melanggar pasal 27 ayat 1 (UU ITE) karena di dalam video tersebut ada suara atau ada audio yang menurut penilaian khalayak umum itu tidak pantas diucapkan oleh anak-anak perempuan yang umurnya masih 16 tahun," kata Yuli di kesempatan yang sama.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2