3 Pedagang Bermobil di Alun-alun Solo Positif Antigen Dikirim ke Donohudan

Ari Purnomo - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 15:08 WIB
Tes antigen di Alun-alun Utara Solo, Senin (21/6/2021)
Tes antigen di Alun-alun Utara Solo, Senin (21/6/2021). (Foto: dok Polresta Solo)
Solo -

Tim gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo menggelar tes swab antigen massal terhadap 143 pedagang bermobil dari luar kota Solo, pagi tadi. Hasilnya ditemukan tiga pedagang di kawasan Alun-alun Utara Solo positif Corona.

"Menyikapi laju penambahan kasus positif (COVID-19) harian di Kota Solo maupun di wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), kami mengadakan swab antigen terhadap pedagang bermobil dari luar Solo," ujar Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Senin (21/6/2021).

Ade menyebut tes itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di Solo. Sasaran tes pun dilakukan di Alun-alun Utara yang menjadi salah satu tempat berpotensi terjadi kerumunan.

"Pada Senin dan Kamis Solo dibanjiri dengan pedagang bermobil dari luar kota. Maka kami mengadakan swab antigen terhadap 143 pedagang, dan didapatkan hasil 140 negatif sisanya reaktif (positif antigen)," ucapnya.

Ade menerangkan ketiga pedagang yang reaktif COVID-19 itu dirujuk ke Rumah Sakit Bung Karno untuk menjalani tes PCR. Selain itu, mereka juga diminta untuk isolasi di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

"Ketiga pedagang itu dari Pati, Pekalongan dan Mojokerto. Untuk treatment selanjutnya, ketiganya dilakukan isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan," tuturnya.

Pemkot Solo Larang Pedagang Bermobil dari Luar Kota

Ade juga mengatakan, kegiatan ini selain sebagai penerapan protokol kesehatan juga untuk menindaklanjuti adanya surat edaran (SE) Wali Kota terkait larangan adanya pedagang dari luar kota.

"Selain penegakan prokes 5M juga, penegakan surat edaran (SE) Wali Kota yang telah menginstruksikan pelarangan adanya pedagang bermobil dari luar Solo," urainya.

Terpisah, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan, pengetatan dan swab massal dilakukan sebagai langkah antisipasi Pemkot Solo dalam mencegah meningkatnya kasus COVID-19.

"Tadi dari swab ada yang positif langsung kita kirim ke Donohudan semua. Pasti (ada yang positif) dari zona merah, itu dari zona merah semua," tutur Gibran saat diwawancara di Balai Kota Solo, hari ini.

(ams/sip)